SLEMAN - PSS Sleman dipastikan masih harus menjalani laga kandang tanpa kehadiran suporter, saat menjamu Deltras FC, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Senin (29/9) malam.
Larangan suporter hadir di stadion kali ini merupakan bagian dari sanksi yang diberikan oleh komisi displin PSSI Nomor: 193/L1/SK/KD-PSSI/V/2025.
Dalam keputusan tersebut, Laskar Sembada dijatuhi sanksi berupa larangan menyelenggarakan dua laga kandang tanpa penonton pada kompetisi kasta kedua tersebut.
Laga kontra Deltras FC menjadi salah satu pertandingan yang harus dijalani PSS Sleman tanpa dukungan langsung suporter di tribun.
Sehubungan dengan adanya sanksi tersebut, Manajemen PSS Sleman telah mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh suporter dan masyarakat.
Imbauan ini menekankan agar semua pihak dapat mematuhi keputusan yang berlaku demi kelancaran pertandingan dan menghindari sanksi lebih lanjut di kemudian hari.
"Seluruh suporter dimohon tidak hadir di stadion maupun area sekitar stadion," kata Executive Representative PSS Sleman Vita Subiyakti, Minggu (28/9).
Tak hanya itu saja, lanjut Vita, Manajemen PSS Sleman juga mengajak seluruh suporter untuk mendukung tim kebanggaan dengan cara positif.
Diharapkan para suporter dapat mendukung tim dari rumah dan media sosial, demi menjaga nama baik tim Super Elang Jawa.
"Kami berharap pengertian dan dukungan seluruh suporter agar tim tetap memperoleh energi positif dalam perjuangan menuju promosi ke Super League," tegasnya. (ayu)
Editor : Bahana.