SLEMAN - PSS Sleman mengawali langkahnya di kompetisi Championship musim 2025/2026 dengan performa yang menjanjikan.
Hingga pekan kedua, tim berjuluk Super Elja ini berhasil menyapu bersih dua pertandingan awal dengan kemenangan dan menempatkan diri di posisi puncak klasemen sementara.
Kemenangan perdana PSS Sleman diraih di laga pembuka saat menjamu Persiba Balikpapan.
Bertanding di kandang sendiri yang sepi tanpa penonton, Laskar Sembada menunjukkan mental baja dan mampu mengatasi perlawanan ketat tim Beruang Madu.
Meskipun sempat tertinggal lebih dulu, PSS Sleman berhasil membalikkan keadaan dan mengunci kemenangan dengan skor 2-1.
Tiga poin penuh ini menjadi modal penting untuk mengarungi kompetisi yang panjang.
Tak berhenti di situ, momentum positif PSS Sleman terus berlanjut di pekan kedua.
Bertandang ke markas Persiku Kudus di Stadion Wergu Wetan, anak-anak Sleman kembali menunjukkan dominasi.
Performa gemilang Dominikus Dion dan kawan-kawan membuat tim tuan rumah tak berdaya.
PSS Sleman berhasil mempermalukan Persiku Kudus di depan pendukungnya sendiri dengan skor telak 3-1.
Kemenangan tandang itu tentu saja membuktikan ketangguhan PSS Sleman, baik saat bermain di kandang maupun di luar kandang.
Sebab dua kemenangan beruntun itu mengantarkan tim Super Elja ke puncak klasemen sementara.
Tak hanya itu, capaian tersebut tentu saja menjadi sinyal positif bagi para pendukung PSS Sleman yang berharap tim kesayangan mereka bisa kembali bersaing di kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia.
Kendati demikian, Pelatih Kepala PSS Sleman Ansyari Lubis tetap berpesan kepada para pemainnya untuk tetap rendah hati.
Pelatih yang akrab disapa Uwak ini ingin para anak asuhnya jangan sampai terlena dengan dua kemenangan tersebut.
"Kami tidak boleh jemawa. Kamiharus tetap rendah hati," ujarnya, Selasa (23/9).
Bukan tanpa alasan Ansyari mengatakan hal tersebut.
Sebab pelatih asal Kota Tebing Tinggi Provinsi Sumatera Utara ini ingin para anak asuhnya bisa terus bermain konsisten di kompetisi Championship musim 2025/2026 ini.
"Perjalanan kami masih panjang," tuturnya. (ayu)
Editor : Bahana.