SLEMAN - Meski telah berhasil mengawali langkah di kompetisi Championship musim 2025/2026 dengan kemenangan 2-1 dari Persiba Balikpapan, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Senin (15/9) lalu. Namun tim pelatih PSS Sleman mengaku masih belum begitu puas dengan penampilan timnya.
Jajaran pelatih Laskar Sembada menilai masih masih ada beberapa aspek yang harus diperbaiki di dalam timnya. Mengingat pada kompetisi Championship musim 2025/2026 ini, PSS Sleman bakal menghadapi lawan-lawan yang tangguh.
Baca Juga: Pemprov Kaltim Luncurkan Program Gratispol: Biaya Kuliah Gratis dari D3 hingga S3
Pelatih kepala PSS Sleman Ansyari Lubis mengatakan jika saat ini tim pelatih tengah melakukan evaluasi yang mendalam terhadap timnya. Sebab tim pelatih menyadari jika kemenangan di laga perdana lalu itu bukanlah suatu jaminan untuk laga selanjutnya.
Apalagi pada pekan kedua nanti, PSS Sleman sendiri akan bertandang ke kandang Persiku Kudus yang juga merupakan salah satu tim kuat di Grup Timur kompetisi Championship musim 2025/2026.
"Ya, saya kira yang paling penting kami pasti evaluasi dan kami pasti harus melihat, minimal menonton pertandingan Persiku. Itu yang bisa jadi bahan analisa kami," katanya, Rabu (17/9).
Diketahui Persiku Kudus bukanlah lawan yang sembarangan bagi tim PSS Sleman. Mengingat tim yang berjuluk Macan Muria itu datang dengan reputasi yang mengejutkan.
Tim besutan dari Alfiat itu sukses menghancurkan PSIS Semarang dengan skor telak 4-0 di Stadion Jatidiri, Minggu (14/9) malam lalu. Maka tentu saja kemenangan besar itu membuat PSS Sleman harus ekstra berhati-hati dan mempersiapkan diri dengan matang.
Apalagi besok tim kebanggaan Bumi Sembada ini akan bertanding di kandang Persiku Kudus yang didukung oleh ribuan pendukungnya.
Meski begitu Ansyari sendiri mengaku tidak mau terlalu memikirkan hal tersebut. Bagi pelatih yang akrab disapa Uwak ini, yang paling penting saat ini adalah bagaimana caranya tim pelatih bisa mengembalikan kondisi fisik para pemainnya.
"Itu yang paling penting. Nanti selanjutnya baru kami akan berpikir bagaimana menghadapi Persiku Kudus," cetusnya. (ayu).
Editor : Heru Pratomo