JOGJA – Usai trio Emile Linkers, Kristian Adelmund dan Lorenzo Rimkus di musim 2011/2012, PSIM Jogja punya pemain Belanda lagi. Dia adalah winger, Anton Fase. Pemain bertinggi 185 cm tersebut direkrut dari klub Liga Singapura, Balestier Khalsa untuk memperkuat lini serang Laskar Mataram di kompetisi BRI Super League 2025/2026..
Karier sepak bola Anton dimulai dari akademi AZ Alkmaar sebelum menjalani debut profesional di liga kedua Belanda pada usia 17 tahun. Ia kemudian memperkuat NEC Nijmegen di Eredivisie, dan sempat menjadi rekan setim penyerang timnas Indonesia, Ole Romeny.
Manajer PSIM Jogja Razzi Taruna mengungkapkan, perekrutan Anton sendiri merupakan hasil evaluasi bersama tim pelatih yang dipimpin Jean-Paul van Gastel.
"Pertama, perekrutan Anton Fase ini orientasinya ke pelatih, berdasarkan rekomendasi dari pelatih," ujarnya, Rabu (13/8).
Menurut Razzi, tim PSIM akhirnya memutuskan untuk menambah pemain di posisi winger dan gelandang bertahan setelah melakukan evaluasi yang mendalam.
"Kita evaluasi dan melihat posisi apa yang kita butuhkan. Keputusannya, kita butuh winger dan gelandang bertahan," katanya.
Diakuinya, Anton sudah mengikuti latihan bersama PSIM selama beberapa hari. Namun, Razzi juga mengakui Anton membutuhkan waktu untuk beradaptasi. "Mungkin secara fisik agak ketinggalan karena baru bergabung latihan. Semoga dia segera beradaptasi dan bisa berkontribusi baik buat tim," harapnya..
Baca Juga: Alumni UNY Ceritakan Isi Map saat Wisuda, Hanya Kertas Bertuliskan Selamat
Sementara itu, sebagai rekrutan anyar, Anton mengungkapkan bahwa suporter PSIM menjadi alasan utamanya untuk memantapkan pilihan bergabung."Para penggemar membuat saya tertarik untuk bergabung. Saya mendengar banyak hal bagus dan melihat sendiri hal-hal yang luar biasa," ujar pemain kelahiran Haarlem, Belanda itu.
Faktor lainnya yang juga mempengaruhi keputusannya adalah keberadaan Jean-Paul Van Gastel di kursi pelatih. "Karena dia orang Belanda, saya mengerti cara kerjanya, tentu saja, karena saya juga orang Belanda," ungkapnya.
Baca Juga: Harga Gaplek Anjlok Tiap Tahun, Petani Berharap Pemkab Lakukan Langkah Konkret
Secara pribadi, pemain berusia 25 tahun itu berharap bisa beradaptasi dengan cepat, dan menargetkan diri agar bisa kontribusi besar untuk PSIM. "Saya berharap bisa menjadi pemain yang menentukan, membantu tim dengan gol, assist, dan memberi dorongan ekstra lewat energi saya," tegasnya.
Secara statistik, pada musim lalu, Anton tampil gemilang di Liga Singapura dengan torehan 9 gol dan 4 assist dari 15 pertandingan bersama Balestier Khalsa. PSIM sendiri kini dikabarkan mengincar gelandang bertahan yang kini bermain di Eerste Divisie atau kasta kedua Liga Belanda De Graafschap Donny Warmerdam. (iza/pra)
Editor : Heru Pratomo