Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pieter Huistra Berharap Para Pemain Muda PSS Sleman Terus Berkembang

Adib Lazwar Irkhami • Selasa, 12 Agustus 2025 | 05:50 WIB
SENGIT: PSS Sleman saat melawan Sumsel United di Maguwoharjo International Stadium (MagIS) Sabtu (9/8) sore.
SENGIT: PSS Sleman saat melawan Sumsel United di Maguwoharjo International Stadium (MagIS) Sabtu (9/8) sore.

SLEMAN - PSS Sleman langsung melakukan berbagai evaluasi setelah rela tunduk dari Sumsel United dalam laga uji coba terbuka di Maguwoharjo International Stadium (MagIS), Sleman, Sabtu (9/8) sore. Meski laga persahabatan, hasil itu tentu saja menjadi sorotan tim pelatih jelang berkompetisi di Championship 2025/2026.

Dalam uji coba itu sebenarnya PSS mampu unggul terlebih dahulu melalui gol tunggal Gustavo Tocantins di babak pertama. Namun keunggulan itu malah dibalik oleh Sumsel United, setelah Laskar Sembada melakukan rotasi besar-besaran pada babak kedua.

Sumsel United yang lebih mengeksplorasi tim intinya berhasil membalikkan keadaan dengan mencetak dua gol di babak kedua. Kedua gol dari tim tamu tercipta akibat kesalahan yang dilakukan para pemain PSS, khususnya barisan pemain muda yang diberi kesempatan tampil.

Meskipun kekalah itu terjadi saat banyak pemain muda yang masuk, Direktur Teknis PSS Sleman Pieter Huistra mengaku tidak terlalu memikirkan hal itu. Ia lebih memilih menyoroti perkembangan para pemain mudanya. Sebab, uji coba melawan Sumsel United itu merupakan momen yang tepat untuk melihat mentalitas dan kemampuan mereka di lapangan.

 "Pemain muda berkembang cukup bagus. Mereka mendengarkan, bekerja keras. Jadi cukup bagus mental mereka," katanya Senin (11/8).

Huistra menegaskan, walaupun dalam laga persahabatan itu para pemain muda masih memiliki banyak catatan, tetapi baginya kesalahan itu adalah hal yang wajar dalam permainan sepak bola. Apalagi bagi pemain yang masih minim pengalaman.

Yang terpenting, lanjut Huistra, adalah bagaimana para pemain muda bisa menyikapi kesalahan itu sebagai proses pembelajaran. "Yang penting bagaimana kamu meng-handle kesalahan dan belajar dari kesalahan," ujarnya.

Tak hanya itu, Huistra juga menegaskan dengan belajar dari kesalahan, para pemain muda bisa mendapatkan hal-hal positif untuk kemajuan karier mereka. Harapannya, proses pembentukan mental dan karakter para pemain muda itu bisa terus berkembang.  "Kami ingin mereka akan mendapatkan yang positif setelah itu," tandasnya. (ayu/laz)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#evaluasi #MaGIS #PSS Sleman #pemain muda #Maguwoharjo International Stadium #pieter huistra #sumsel united #laga persahabatan #pelatih #championship