SLEMAN – Penampilan impresif Riko Simanjuntak di paro kedua Liga 1 musim lalu membekas di ingatan Pieter Huistra. Direktur Teknik PSS Sleman itu pun ingin Riko kembali berseragam Super Elang Jawa untuk mengarungi kompetisi Championship 2025/2026 nanti.
Tapi hal itu bukan perkara mudah. Tim pemilik Riko, Persija Jakarta memagari sang pemain dengan biaya transfer. Nominalnya belum disepakati kedua tim. "Ya, kami ingin memiliki dia, tapi saat ini Persija meminta terlalu banyak uang," kata Huistra, Rabu (16/7).
Diketahui eks pemain Gresik United itu tercatat masih terikat kontrak bersama Persija sampai 30 Juni 2026 mendatang. PSS harus menebus sisa kontrak semusim Riko jika ingin mempermanenkannya.
Meski begitu, untuk saat ini manajemen masih berupaya melakukan negosiasi. Namun pelatih asal Belanda itu menyatakan jika negosiasi tersebut masih berjalan dengan alot. "Ini bukan negosiasi yang mudah, tapi kami mencoba. Jika tidak, kami harus mencari orang lain," tuturnya.
Diketahui, pada kompetisi Liga 1 musim 2024/2025 lalu, Riko Simanjuntak datang di tubuh tim Laskar Sembada pada pertengahan musim dengan status pemain pinjaman dari Persija Jakarta. Tak perlu waktu lama, pemain yang akrab disapa si Kancil itu pun langsung unjuk kebolehan dan berhasil memikat hati para pandemen PSS Sleman.
Tercatat, statistik Riko Simanjuntak saat di Persija Jakarta dan PSS Sleman lebih besar saat membelas tim Super Elja. Riko Simanjuntak sukses bukukan empat assist dari 15 pertandingan bersama Laskar Sembada.
Torehan apik itulah yang nampaknya membuat PSS Sleman diisukan jatuh hati hingga ingin mempermanenkan Riko Simanjuntak di musim 2025/2025. Apalagi kabar tersebut diperkuat karena pelatih Persija Marcio Souza menyatakan jika Si Kancil itu tetap akan membela Laskar Sembada di Liga Championship musim nanti. (ayu/pra)
Editor : Heru Pratomo