Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Hadapi Musim Baru di Kasta Liga 2, PSS Sleman Tunggu Regulasi untuk Bangun Tim

Rizky Wahyu Arya Hutama • Rabu, 4 Juni 2025 | 22:51 WIB
Pemain PSS Sleman Gustavo Tocantins melakukan selebrasi seusai mencetak gol ke gawang PSM Makassar dalam pertandingan Liga 1, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu malam (3/5/2025).
Pemain PSS Sleman Gustavo Tocantins melakukan selebrasi seusai mencetak gol ke gawang PSM Makassar dalam pertandingan Liga 1, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu malam (3/5/2025).

SLEMAN - Manajemen PSS Sleman saat ini tengah menanti kejelasan mengenai regulasi untuk kompetisi Liga 2 musim 2025/2026 nanti.

Kepastian regulasi tersebut sangat krusial bagi tim Super Elja dalam menyusun skuad dan strategi menghadapi kompetisi mendatang.

Terutama terkait kuota pemain asing dan aturan pemain muda yang berbeda dari Liga 1.

Manajer PSS Sleman Leonard Tupamahu mengungkapkan usai melakukan pembubaran tim dan melakukan beberapa laporan evaluasi, saat ini fokus utama dari pihak manajemen tim Super Elja adalah menunggu hasil kongres yang akan menentukan regulasi resmi terkait aturan di kompetisi Liga 2 musim depan.

"Kami masih menunggu regulasi, paling regulasi tiga pemain asing kan kalau tidak ada perubahan. Kalau mungkin ada jadi lima pemain asing. Tapi itu semua kami akan tunggu sampai kongres," katanya, Rabu (4/6).

Bukan tanpa alasan Leonard mengatakan hal tersebut, sebab perubahan kuota pemain asing itu tentu saja akan sangat memengaruhi perburuan pemain PSS Sleman di bursa transfer.

Jika ada penambahan kuota, maka tim Laskar Sembada akan memiliki lebih banyak opsi untuk memperkuat tim dengan legiun asing berkualitas.

Selain pemain asing, regulasi pemain muda menjadi sorotan utama bagi manajemen tim Super Elang Jawa.

Mengingat regulasi pemain muda ini tentu saja juga berbeda dengan regulasi di kompetisi Liga 1, yang hanya diwajibkan bermain selama 45 menit saja.

Sebab untuk Liga 2 semua tim diwajibkan untuk memasang pemain muda untuk bermain penuh selama 90 menit.

"Pokoknya kami sedang menunggu semua regulasi itu semua termasuk pemain muda. Soalnya regulasi pemain muda Liga 2 ini bakal berbeda dengan Liga 1, pemain muda mungkin yang harus main harus kelahiran 2005," katanya.

Diketahui pada kompetisi Liga 1 musim 2024/2025 lalu, PSS Sleman memiliki beberapa pemain muda berbakat seperti Dominikus Dion, Hokky Caraka, dan Dias Syayid Alhawari.

Namun, jika nanti ada perubahan regulasi usia ini, manajemen harus bekerja ekstra keras mencari talenta-talenta baru kelahiran 2005 yang siap menghadapi tekanan dan target tim.

Jika aturan tersebut terjadi, maka hal itu pasti akan menjadi tantangan besar bagi manajemen PSS Sleman.

Pasalnya, beberapa pemain muda yang sebelumnya menjadi andalan sudah melewati batas usia yang disyaratkan.

"Kami harus cari pemain yang sesuai dengan regulasi. Kalau kelahiran 2004 kami punya banyak. Ya semoga saja yang dipakai pemain kelahiran 2004, tapi dengar-dengar yang dipakai pemain kelahiran 2005," tandasnya. (ayu)

Editor : Bahana.
#elang jawa #laskar sembada #PSS Sleman #Kongres PSSI