Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bikin Malu, Klub Anggota Asprov PSSI DIY Desak Dessy Arifianto Mundur dari Jabatan Ketum

Rizky Wahyu Arya Hutama • Rabu, 16 April 2025 | 01:49 WIB
AMANAT: Wakil Ketua Umum PSSI Ratu Tisha (kanan) menyerahkan bendera kepada Ketua Umum Asprov PSSI DIJ Dessy Arfianto dalam kongres biasa pada Minggu (23/7/23).
AMANAT: Wakil Ketua Umum PSSI Ratu Tisha (kanan) menyerahkan bendera kepada Ketua Umum Asprov PSSI DIJ Dessy Arfianto dalam kongres biasa pada Minggu (23/7/23).

 

JOGJA – Bikin malu hingga buat sponsor tak percaya. Itulah beberapa alasan yang disampaikan sejumlah klub anggota Asprov PSSI DIJ. Mereka secara terbuka telah menyatakan mosi tidak percaya dan mendesak Ketua Umum Asprov PSSI DIJ Dessy Arifianto mundur.

 

Bukan tanpa alasan. Itu dikarenakan viralnya video drawing atau pengundian grup Liga 4 seri nasional yang dilakukan oleh Dessy yang juga Deputi Sekjen PSSI, saat bertugas sebagai operator dalam pengundian tersebut dinilai penuh kejanggalan dan mengarah pada praktik kecurangan.

 Baca Juga: Dokter Kandungan Diduga Lakukan Pelecehan Terhadap Pasiennya di Garut Terkuak, Ini Dia Sosoknya

"Kalau sudah seperti itu dia harus mengundurkan diri atau diundurkan. Karena sudah tidak benar itu," tegas Pembina PS Baturetno Sarjoko, Selasa (15/4).

 

Bukan tanpa alasan Sarjoko mengatakan hal tersebut. Sebab baginya apa yang telah dilakukan oleh Dessy saat drawing tersebut merupakan hal yang sangat memalukan.  "Kami dari PS Baturetno ingin dia mengundurkan diri atau diprotes untuk mengundurkan diri," tegasnya. 

 

Senada dengan Sarjoko, CEO Klub Indonesia Muda (IM) Jogjakarta Muhammad Rifai juga mendesak supaya Dessy Arifianto mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum Asprov PSSI DIJ. Sebab menurutnya apa yang sudah dilakukan itu akan berdampak tidak sehat bagi sepak bola di DIJ. "Sekarang dari kami sendiri ada pihak sponsor yang menyayangkan kalau seperti itu malas membiayai sepak bola," katanya. 

 Baca Juga: Tidak Banyak Yang Tahu, Ternyata Populasi Elang Jawa Meningkat! Balai Taman Nasional Gunung Merapi Sebut Jumlahnya Ada...

Maka dari itu, selain mendesak agar Dessy Arfianto mundur dari jabatannya. Pihak IM Jogjakarta juga meminta kepada para pengurus Asprov PSSI DIJ untuk mengeluarkan statment terkait masalah yang melibatkan Ketua Umumnya tersebut.  "Kalau bisa Mas Dessy mundur dengan lapang dada," cetusnya.

 

Sementara Ketua Askot PSSI Kota Jogja Susanto Dwi Antoro mengaku jika usai viralnya video drawing Liga 4 Seri Nasional itu, pihak sama sekali belum bertemu dengan Dessy Arfianto. Sehingga pihaknya belum bisa menentukan sikap terkait video yang melibatkan Dessy tersebut. 

 

Meskipun begitu, Susanto mengaku tetap menyesalkan apa yang telah dilakukan oleh Dessy dalam drawing Liga 4 tersebut. "Apa ada tekanan atau ada kesengajaan juga belum tau. Karena sekarang yang bersangkutan masih di luar negeri," katanya. 

Baca Juga: Jukir TKP ABA akan Dipindah ke Kantong Parkir Lain di Kota Jogja, HB X: Yang Penting Mereka tidak Terlantar, Bisa Makan  

Tak hanya itu saja menurut Susanto jika nanti setelah bertemu dengan Dessy Arfianto pihaknya menemukan adanya unsur kesengajaan dalam pelaksanaan drawing tersebut. Maka pihaknya akan segera membahas hal tersebut dengan berbagai pihak terkait. 

"Semua akan membahas hal itu. Karena bagaimanapun akan keseret-seret semua nama persepakbolaan di DIJ," tandasnya. 

 

Pihak Asprov PSSI DIJ sendiri sama sekali belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait kejadian yang melibatkan Ketua Umumnya tersebut. Di sisi para awak media juga sudah berusaha menghubungi Dessy Arfianto. Tapi hingga kini Dessy belum merespon para awak media tersebut. (ayu/pra)

 

Editor : Heru Pratomo
#mundur #Dessy Arfianto #PSSI #Asprov #drawing liga 4