BALI - PSS Sleman lagi-lagi gagal memetik kemenangan dalam mengarungi laga lanjutan kompetisi Liga 1 musim 2024/2025. Pada laga pekan ke-28 di Stadion I Wayan Dipta, Bali, Jumat (11/4) sore, Super Elang Jawa harus rela menelan pil pahit lagi karena kalah dari tim tuan rumah PSPS Biak dengan skor 1-2.
Atas kekalahan ini membuat tim kebanggaan masyarakat Sleman tidak beranjak dari dasar klasemen sementara dengan masih mengantongi 22 poin dari 28 laga yang telah dimainkan. Sementara tim Badai Pasifik, julukan PSBS Biak, tetap bertahan di posisi ke-10 klasemen sementara dengan torehan 40 poin.
Sebenarnya laga antara PSS Sleman dengan PSBS Biak berjalan cukup menarik. Sempat unggul di babak pertama melalui gol Kevin Gomes di menit ke-33, sayangnya Laskar Sembada harus mengakui keunggulan PSBS.
Seperti pada laga-laga sebelumnya, PSS masih terbilang melempem di babak kedua. Sebab dua gol yang disarangkan oleh PSBS di laga ini semua tercipta di babak kedua.
Dua gol kemenangan PSBS tercipta melalui Williams Jose Lugo Ladera di menit ke-67 dan Ariel Gerardo Nahuelpan Osten pada menit ke-73.
Pelatih Kepala PSS Sleman Pieter Huistra menjelaskan, sebenarnya pada babak pertama di laga ini para pemainnya sudah bermain lumayan bagus. Anak-anak Sleman mencoba menguasai pertandingan dan bisa unggul 1-0 terlebih dahulu.
Setelah itu ada kejadian yang seharusnya PSS mendapatkan hadiah pinalti. Tapi tidak jadi pinalti karena wasit menilai itu bukan sebuah pelanggaran. Sehingga dari hal ini PSS tidak bisa mempertahankan kemenangan, karena harus kebobolan dua gol.
Kendati demikian, menurut Huistra, PSS saat ini sudah lebih baik dibandingkan laga-laga sebelumnya. Pelatih asal Belanda ini menilai, para pemainnya juga sudah bisa bermain bagus pada laga melawan PSBS Biak kali ini. "Tapi sayang, kemenangan belum bisa berpihak kepada kami," katanya usai pertandingan.
Gelandang PSS Nicolao Cardoso juga menilai pada babak pertama para pemain sudah bisa bermain bagus. Mereka sudah menjalankan taktik dari sang pelatih. Para pemain sedikit bermain menunggu karena tahu PSBS Biak mempunyai kelebihan dalam counter attack. "Tapi sayang, lagi-lagi kami harus rela kecolongan," tegasnya.
Senada dengan Huistra, Cardoso juga menyesalkan karena pada laga kali ini wasit tidak memberikan hadiah penalti kepada PSS. Mantan pemain Napoli itu menilai, pada awal babak kedua kiper PSBS Biak melakukan pelanggaran terhadap dirinya di dalam kotak penalti.
"Saya bukan pemain baru di dunia sepak bola dan saya tidak suka berbohong. Saya merasakan bahwa kiper menyentuh saya di dalam kotak penalti itu dan menurut saya itu pinalti. Itu yang saya sayangkan," tandasnya. (ayu/laz)
Editor : Sevtia Eka Novarita