MAGELANG – Kericuhan mewarnai laga PPSM Magelang kontra Persibat Batang di Stadion Moch Soebroto, Rabu sore (12/2). Skuad Laskar Macan Tidar harus menelan pil pahit usai kalah dramatis atas tim tamu pada leg pertama babak 8 besar Liga 4 Jawa Tengah.
Aksi saling serang tersaji pada laga tersebut. Sebab kedua tim tampil maksimal untuk bisa mengamankan kemenangan di leg pertama babak 8 besar. Meskipun sempat mendominasi jalannya pertandingan, PPSM Magelang harus tertinggal terlebih dulu oleh tim tamu.
Persibat unggul melalui gol penalti dari Johan Yoga pada menit ke-21. Hingga babak pertama usai, skor berakhir dengan 0-1 untuk keunggulan Persibat. Di babak kedua, PPSM berusaha menyamakan kedudukan dan terus menekan lini pertahanan Persibat.
Alhasil, PPSM Magelang mampu menjebol gawang lawan lewat penalti eksekusi di menit ke-65 oleh Henry Setiawan. Tidak ingin berakhir imbang, Laskar Macan Tidar terus menggempur lini belakang Persibat. Hanya saja, pemain Persibat berhasil menahan serangan lini depan PPSM.
Namun, pertandingan ini mulai menegang pada menit ke-87 menjelang akhir laga setelah pelanggaran yang dilakukan pemain Persibat. Hal itu imbas adanya insiden perkelahian antarpemain di tengah lapangan.
Aksi pemukulan tampak dilakukan pemain Persibat kepada pemain PPSM. Kondisi tersebut praktis memicu ketegangan hingga akhirnya ada sejumlah suporter yang turun ke lapangan. Saat kondisi sudah kembali kondusif, laga kembali dilanjutkan.
Nahasnya, pemain PPSM yang sudah hilang konsentrasi, harus kebobolan di menit ke-93 yang dicetak oleh Indra. Hingga peluit panjang berbunyi, skor bertahan 1-2 untuk kemenangan tim tamu Persibat.
Dengan hasil tersebut, membuat langkah PPSM semakin sulit untuk lolos ke babak selanjutnya. Mengingat pada Minggu (16/2) mendatang, PPSM harus away ke Batang. Sampai berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi dari manajemen PPSM terkait pertandingan tersebut. (aya)