KEBUMEN - Persak Kebumen dalam posisi tertinggal di klasemen Grup C Liga 4 Jateng. Tim kebanggaan 'Wong Kebumen' ini mencatat hasil minus dalam dua laga terakhir. Posisinya kini otomatis terancam dari puncak klasemen sementara.
Persak gagal mengamankan tiga poin pada laga lanjutan kontra Persip Pekalongan, Minggu (26/1). Laga tandang Persak di Stadion Hoegeng, Kota Pekalongan ini berakhir dengan skor tipis, 1-0. Gol semata wayang tuan rumah itu praktis menggeser posisi Persak dari puncak klasemen.
Sebelum menjamu Persip, tim asuhan M Irfan ini juga gagal mencuri poin. Persak harus tersungkur dengan skor 2-1 atas PSIW Wonosobo pada Rabu (22/1). Gilang Pratama dkk harus menelan kekalahan ketika laga derby Kedu itu berlangsung di Lapangan Tanggulasi, Wonosobo.
Kemenangan tim Wonosobo ini sekaligus merontokkan rekor tak terkalahkan Persak selama liga bergulir. PSIW sukses menjalankan misi balas dendam usai sebelumnya harus kalah dari Persak 3-1 dalam laga perdana di Stadion Candradimuka, Kebumen.
Atas hasil ini peringkat Persak merosot di urutan kedua klasemen sementara. Tim berjuluk Laskar Joko Sangkrip ini harus rela disalip Persip Pekalongan dengan total 15 poin. Sedangkan Persak mencatat tujuh kali main dengan lima kali kemenangan. Total poin yang dikantongi sementara 13 poin.
"Pemain sudah berikan yang terbaik, tapi keberuntungan belum berpihak ke kami," kata Pelatih Persak M Irfan.
Manajer Persak Arif Budiman mengaku komposisi tim di Grup C Liga 4 Jateng memang banyak duel yang penuh gengsi. Dia optimistis ketertinggalan poin akan dibayar lunas ketika laga kandang.
Arif pun berharap di Liga 4 Jateng ini Persak bakal pulang tidak dengan tangan kosong. "Saya percayakan ke pelatih. Tapi saya masih yakin Persak bisa lolos liga," ujarnya. (fid/laz)