Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mengenal Pemain Muda PSS Sleman Achmad Zidan Arrosyid Bertekad Amankan Satu Tempat di Piala Asia U-20 2025

Gregorius Bramantyo • Sabtu, 9 November 2024 | 17:10 WIB
HARUS KONSISTEN: Achmad Zidan Arrosyid pernah patah tulang hingga tampil di dua turnamen internasional.
HARUS KONSISTEN: Achmad Zidan Arrosyid pernah patah tulang hingga tampil di dua turnamen internasional.

RADAR JOGJA - Pelatih Tim Nasional Indonesia U-20 Indra Sjafri memanggil 33 pemain untuk mempersiapkan diri menyongsong Piala Asia U20 2025 yang bakal bergulir 6-23 Februari 2025. Sebanyak 33 pemain dipanggil ke pemusatan latihan di Bali untuk mematangkan persiapan dan meningkatkan chemistry antarpemain.

Dari nama-nama yang dipanggil Indra Sjafri, terselip satu putra daerah asal Jogja bernama Achmad Zidan Arrosyid. Penggawa PSS Sleman itu bertekad mengamankan satu tempat di skuad Garuda Muda dalam Piala Asia yang akan digelar tahun depan.

Sebelumnya, Zidan juga menjadi satu-satunya pemain dari PSS Sleman yang berhasil masuk dalam daftar 21 pemain Garuda Asia untuk berlaga di Piala Dunia U-17 2023 lalu. Pemain kelahiran 22 Oktober 2006 itu mengaku sangat bangga bisa menjadi bagian Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17. Zidan mengaku hal itu adalah berkat kerja keras dan doa orang tua.

“Sangat bersyukur bisa masuk skuad Timnas U-17 untuk Piala Dunia. Itu berkat doa serta usaha dari kedua orang tua dan semua pihak yang selalu mendukung saya. Termasuk pelatih-pelatih dari SSB dan PSS Sleman yang telah mendidik saya dengan baik sampai sekarang," ujarnya, Jumat (8/11/2024).

Zidan tampil di dua pertandingan fase grup A Piala Dunia U-17 2023. Pada dua laga di Stadion Gelora Bung Tomo itu, Zidan turun sebagai pemain pengganti.

Pemain berpostur 177 cm itu bermain pada babak kedua saat Timnas ditahan imbang 1-1 Ekuador U-17 dalam laga perdana. Kemudian, Zidan kembali dimainkan ketika Indonesia bermain seri 1-1 kontra Panama. Yang menarik, dia selalu menggantikan Ji Da Bin di babak kedua.

Perjalanan Zidan untuk menembus tim nasional tidaklah mulus. Dia pernah mengalami cedera patah tulang usai terjatuh dari sepeda motor saat ingin berangkat latihan pada 2022 silam.

Namun berbekal tekad untuk menjadi pesepakbola profesional, pemain berposisi gelandang serang itu akhirnya pulih lebih cepat dari cederanya. Sehingga bisa kembali ke lapangan hijau.

“Waktu itu dipanggil TC (training center) pas bulan puasa, kecelakaan saat mau berangkat latihan. Jatuh dari motor, terus istirahat. TC setelah Lebaran dipanggil lagi,” jelasnya.

 

Zidan langsung menjadi kepercayaan Bima Sakti sejak Piala AFF U-16 2022 lalu. Dia sukses membawa Garuda Muda merengkuh trofi juara.

"Perkembangan secara pribadi cukup baik. Tapi saya merasa harus lebih kerja keras lagi. Saya juga harus konsisten agar bisa dapat menit main," ucapnya.

Sukses bergabung dengan skuad Timnas U-17 di Piala Dunia, Zidan kini bertekad mengamankan satu tempat di skuad Timnas untuk Piala Asia U-20 2025. Apabila Indra Sjafri memanggilnya di turnamen tersebut, maka itu adalah turnamen internasional ketiga bagi Zidan.

“Saya terus bekerja keras semaksimal mungkin untuk mencapai target. Saya berkomitmen untuk terus belajar dan berkembang," tekad siswa SMA Muhammadiyah 7 Jogja ini. (tyo/laz)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#indra sjafri #Piala Asia U20 2025 #33 pemain #PSS Sleman #Achmad Zidan #Pelatih tim nasional Indonesia #pemain #Penggawa #U20 #Garuda Asia #piala dunia u17