Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Laga PSIM Jogja di Kandang Persiku Kudus, Eksperimen Kedua Seto di Pantura

Rizky Wahyu Arya Hutama • Minggu, 20 Oktober 2024 | 03:05 WIB
Pelatih PSIM Jogja Seto Nurdiyantara saat memberikan arahan kepada salah satu pemain PSIM Jogja.
Pelatih PSIM Jogja Seto Nurdiyantara saat memberikan arahan kepada salah satu pemain PSIM Jogja.

 

KUDUS – Bukan tak kapok jika Seto Nurdiyantoro akan kembali berkesperimen saat PSIM Jogja melawan tuan rumah Persiku Kudus, Minggu (19/10). Dalam lawatan kedua di kawasan pantura ini, Seto mau tak mau harus merotasi pemainnya.

 

Beda dengan saat kalah dari Persipa Pati, dengan merotasi tujuh pemain sekaligus, kali ini karena badai cedera dan sakit. Muhammad Fariz yang sedang mengalami patah tulang saat melawan Persikas Subang, lalu ada Samuel Christianson yang sedang cedera di pahanya, dan Roken Tampubolon yang sedang terkena demam. Sedang pemain asing asal Brasil Pedrinho tak lagi dikontrak PSIM Jogja. 

"Itu sebuah dinamika, harapannya tidak menjadi beban kami. Mudah-mudahan pemain bisa tampil lebih baik," kata Seto, Sabtu (19/10).

 Baca Juga: Dimulai dengan Tari Suko Pari Suko, Warga Kalurahan Girisuko Gunungkidul Gelar Tradisi Labuhan

Baca Juga: Menjalani Slow Living: Hidup Santai dan Bahagia dengan Penghasilan Pas-Pasan Tanpa Stres

Laskar Mataram yang baru saja menang dari Persikas Subang dengan skor 5-0 di pekan ketujuh lalu juga tidak mau meremehkan kekuatan tim tuan rumah. Sebab Laskar Macan Muria belum pernah terkalahkan ditiga laga kandang yang pernah dilakoninya. 

 Meski saat ini Persiku saat ini bertengger di posisi enam klasemen sementara dengan koleksi tujuh poin dari enam laga yang telah dimainkan. Selain itu, Persiku Kudus juga baru sekali menelan kekalahan dan empat laga imbang dan sekali menang. 

"Kudus adalah tim yang cukup kuat, punya materi pemain Liga 1 dan banyak pengalaman dan cara bermainnya juga cukup agresif. Ini jadi tim yang jadi catatan kami. Harapannya pertandingan besok jadi tontonan yang menarik," jelas Seto.

 

Secara persiapan, lanjut Seto, jajaran pelatih PSIM Jogja sudah mempersiapkan para pemainnya dengan menjaga kebugaran, fisik, sentuhan bola, teknik dan taktik. Mantan pelatih PSS Sleman ini berharap dengan para pemain yang dibawanya bisa meraih hasil maksimal.

Baca Juga: Jogja Jadi Tuan Rumah Pertama Gelaran The Grand Triumph: Kejuaraan Panahan Indoor Internasional dengan Lebih dari 1.000 Peserta dari 8 Negara

Baca Juga: Berkaca Piala Dunia U17 Yang Sukses, PSSI Siap Jamin Keselamatan Tim Tamu di Indonesia, Ratu Tisha: Kita Siap Berikan Keselamatan dan Kenyamanan

Baca Juga: Momen Haru Ibu Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi Saat Berpamitan Meninggalkan 'Rumahnya'

"Mudah-mudahan pemain yang kami bawa ke sini siap tampil optimal dan bekerja keras untuk pertandingan ini," tegasnya. 

 

Bek kiri PSIM Jogja Lucky Oktavianto mengatakan para pemain dari tim Laskar Mataram sudah sangat siap untuk menghadapi Persiku kali ini. Sebab menurutnya anak-anak Jogja datang ke Kudus kali ini memiliki tujuan untuk mencuri poin penuh dari tim tuan rumah. 

"Jadi kami minta doanya buat pecinta PSIM agar bisa meraih poin penuh," ujarnya. 

Editor : Heru Pratomo
#pati #laskar macan muria #Persiku #kudus #pantura #Laskar Mataram #Seto #seto nurdiyantoro #PSIM Jogja