Pertandingan dijadwalkan berlangsung di Stadion Nasional Bahrainn, Riffa, pada Kamis, 10 Oktober 2024.
Kekhawatiran ini muncul setelah insiden sebelumnya ketika pemain Timnas Jepang, Ayase Ueda, menjadi korban gangguan laser oleh suporter Bahrain saat mengevakuasi penalti dalam pertandingan pada 10 September 2024.
Sumardji menegaskan bahwa pihaknya telah melayangkan surat peringatan kepada BFA dan akan memastikan untuk membawa bukti-bukti terkait penggunaan laser yang terjadi saat pertandingan Bahrain vs Jepang.
Ia menekankan bahwa jika gangguan ini terulang, mereka tidak akan ragu untuk melaporkan Bahrain ke AFC.
Ia menambahkan bahwa mereka sangat serius dalam menanggapi masalah ini, karena setiap gangguan nonteknis dapat memengaruhi jalannya pertandingan.
Keamanan pemainn menjadi prioritas utama, dan Sumardji berharap bahwa pihak Bahrain akan mengambil tindakan tegas untk mencegah terulangnya insiden tersebut.
Pertandingan ini bukan hanya sekedar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi momen penting bagi Timnas Indonesia untuk membuktikan diri di pentas dunia, dan diharapkan dapat berjalan dengan spoortivitas yang tinggi.
Penulis: Ahmad Fatkhurohman
Editor : Bahana.