RADAR JOGJA - Di sela-sela gelaran Olimpiade Paris 2024, FIFA telah melakukan bisnis dengan calon tuan rumah Piala Dunia pria termasuk Arab Saudi.
FIFA mengatakan bahwa mereka telah menerima penawaran resmi dari para pemimpin tujuh federasi anggota yang merupakan penawar eksklusif untuk Piala Dunia 2030 dan 2034.
Piala Dunia 2030 akan diselenggarakan bersama oleh Spanyol, Portugal dan Maroko ditambah tiga negara tetangga Amerika Selatan, Argentina, Paraguay dan Uruguay, yang masing-masing akan menyelenggarakan satu dari 104 pertandingan turnamen tersebut.
Arab Saudi adalah satu-satunya kandidat untuk Piala Dunia 2034 yang telah dipercepat oleh FIFA tahun lalu.
Dua tawaran tersebut akan dikonfirmasi pada pertemuan online pada 11 Desember dari 211 federasi anggota FIFA.
Pertama, rencana proyek Piala Dunia yang diajukan harus dirinci dalam ratusan halaman yang akan dipublikasikan FIFA akhir pekan ini.
Mereka harus menyertakan rencana untuk stadion, hotel, lapangan latihan, transportasi dan keamanan nasional.
“FIFA akan menilai secara menyeluruh penawaran dan mempublikasikan laporan evaluasinya,” kata badan sepak bola dunia itu dalam sebuah pernyataan.
Para penawar Piala Dunia juga harus tunduk pada penilaian kewajiban hak asasi manusia untuk menjadi tuan rumah turnamen.
FIFA diundang pada bulan Mei untuk bekerja sama dengan para ahli independen untuk menilai para kandidat.
Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko akan menjadi tuan rumah bersama Piala Dunia 2026, yang pertama dengan 48 tim, bukan 32 tim.
Mereka mengalahkan saingannya, Maroko, dalam pemungutan suara dengan hasil 134-65 yang diputuskan pada 2018 di Moskow. (uta)
Editor : Bahana.