RADAR JOGJA – Pelatih timnas Indonesia U19, Indra Sjafri mewaspadai perkembangan Timor Leste yang kini berada di peringkat kedua grup A AFF U19 atau ASEAN U19 Boys Championship 2024.
Garuda Muda bakal menantang Timor Leste dalam matchday terakhir grup A di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Peluang Indonesia sangatlah lebar untuk melangkah ke babak berikutnya. Pasalnya, mereka memuncaki klasemen grup A dengan koleksi 6 poin dan jumlah gol delapan tanpa kebobolan.
Hasil itu didapat usai kemenangan 6-0 atas Filipina dan 2-0 atas Kamboja.
“Timor Leste berkembang dan bakat-bakat alami di Timor Leste selalu muncul yang baru-baru. Saya tahu persis yang main di PSIS, Gali Freitas, banyak pemain-pemain berbakat. Kemarin juga ada nomor 7 Luis Figo Pereira dan nomor 15 Ricardo Rorinho, banyak pemain-pemain bagusnya,” kata Indra Sjafri seperti yang dilansir jawapos dari ANTARA.
Untuk mengantisipasi hal itu, pelatih berusia 61 tahun itu mempersiapkan dua opsi strategi, yakni memanfaatkan counter attack atau bermain terbuka.
Hal itu tergantung dari pola permainan sang lawan.
“Apakah dia melayani kami dengan pertandingan terbuka, karena dia perlu menang. Atau mereka realistis seperti Kamboja kemarin melayani Indonesia yang main bertahan,” tambahnya.
Walaupun Garuda Muda sangat diunggulkan dalam laga ini, Indra enggan membahas berapa julah gol yag harus dibuat skuad asuhannya saat menghada Timor Leste.
“Yang penting game plan kami berjalan sesuai dengan rencana. Kalau mentok, pemain harus dipandu, bagaimana mengatasi itu,” jelasnya.
Laga Indonesia kontra Timor Leste bakal berlangsung pada Selasa (23/7) kick off pukul 19.30 WIB. (uta)
Editor : Bahana.