RADAR JOGJA – Pemain Wolves, Daniel Podence dikeluarkan dari lapangan karena meninju pemain lawan dalam sebuah pertandingan persahabatan pramusim setelah dugaan pelecehan rasis terhadap Hwang Hee-chan.
Wolves tengah berada di Marbella dan menghadapi tim yang baru saja promosi ke Serie A, Como yang dinahkodai Cesc Fabregas.
Para pemain dari kedua tim terlibat dalam keributan sebelum Podence terlihat melayangkan pukulan ke arah pemain bertahan lawan, yang membuat pemain berusia 28 tahun tersebut menerima kartu merah.
Insiden ini bermula setelah penyerang Wolves, Hwang, mengklaim bahwa seorang pemain Como telah melakukan pelecehan rasial terhadapnya.
Tidak ada dugaan bahwa Podence meninju pemain Como yang diduga telah membuat komentar rasis.
Hal tersebut menimbulkan respon marah dari tim Wolves, dan para pemain serta pelatih dari kedua belah pihak mengadakan pembicaraan selama beberapa menit.
Pelatih Wolves, Gary O'Neil, berbicara kepada Hwang dan menawarkan kesempatan untuk meninggalkan pertandingan.
Namun pemain asal Korea Selatan itu bertekad untuk melanjutkan pertandingan dan bermain selama 90 menit.
“Saya berbicara dengan Channy (Hwang Hee-chan) tentang hal itu, memeriksa apakah dia ingin meninggalkan tim atau keluar sendiri, namun dia ingin tim terus maju dan mendapatkan pekerjaan yang mereka butuhkan,” kata Gary O'Neil.
“Sangat mengecewakan bahwa hal itu terjadi, bahwa kami harus membicarakannya dan hal tersebut berdampak pada permainan - tidak ideal dan hal-hal seperti itu seharusnya tidak ada,” tambahnya.
“Dia sangat kecewa, tentu saja, dan bisa dimengerti,” lanjutnya.
Gary O’Neil menjelaskan dirinya sangat bangga setelah pemain asal Korea Selatan lebih memilih mengutamakan timnya dalam momen sulit baginya.
“Dia tahu ini adalah perjalanan pra-musim dan dia ingin para pemain bekerja dan mendapatkan menit bermain, meskipun dia mengalami sesuatu yang sangat ofensif,” jelasnya.
“Dia akan mendapatkan dukungan penuh dari kami dan kami akan menjemputnya di pagi hari dan memastikan dia baik-baik saja,” tegasnya.
Matt Doherty mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut untuk memberikan kemenangan 1-0 bagi Wolves dalam laga pra-musim pertama mereka.
Sebuah pernyataan klub kemudian menegaskan: "Rasisme atau diskriminasi dalam bentuk apa pun sama sekali tidak dapat diterima dan tidak boleh dibiarkan begitu saja, dan Wolves akan mengajukan keluhan resmi kepada Uefa terkait insiden tersebut."
Editor : Bahana.