RADAR JOGJA – Uruguay bakal menantang Kolombia untuk memperebutkan satu tiket di final Copa America dengan sang pelatih, Marcelo Bielsa mewaspadai ancaman dari lini serang sang lawan.
Bielsa mengatakan Uruguay tidak memiliki rencana kedau dalam usaha mereka meredan serangan yang dimiliki Kolombia jelang pertandingan.
La Celeste bakal menatap pertandingan semifinal yang berlangsung di Bank of America Stadium usai memenangkan adu penalti kontra Brazil.
Kemenangan 5-0 Los Cafeteros atas Panama menjadi sinyal waspada bagi Uruguay.
Selain itu, Kolombia juga memperpanjangan catatan tak terkalahkan dalam 27 pertandingan.
James Rodriguez menjadi bintang bagi skuad asuhan Nestor Lorenzo dengan catatan satu gold an dua assist dalam laga itu.
Marcelo Bielsa memuji barisan penyerang sang lawan dan menambahkan bahwa timnya harus bertahan dengan baik untuk mencapai babak final Copa America.
“Anda bertanya tentang rencana B, tetapi tidak ada rencana B. Kami harus melakukan yang terbaik yang kami bisa,” kata Marcelo Bielsa.
“Kolombia menyerang lebih baik daripada bertahan, tetapi kami berdua tahu bahwa kami harus bertahan dan kemudian Tuhan yang akan menentukan,” tambahnya.
Uruguay gagal mengalahkan Kolombia dalam tiga kesempatan sebelumnya, dengan kemenangan terakhir mereka terjadi di kualifikasi Piala Dunia pada tahun 2020.
Pertemuan ini akan menandai ketiga kalinya kedua tim bertemu di semifinal Copa America dan Bielsa mewaspadai ancaman yang mereka miliki.
"Kolombia adalah saingan besar, mereka sedang dalam rentetan hasil positif, dan ada juga pengetahuan di antara skuat dan manajer," jelas Bielsa.
“Mereka adalah tim yang memiliki pemain-pemain yang kuat, sistem permainan yang terkonsolidasi dan memiliki banyak waktu dan kerja kolektif di belakangnya, yang memberikan gaya tertentu,” tegasnya. (uta)
Editor : Bahana.