Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tanggapan Mbappe Atas Tersingkirnya Prancis di EURO 2024: Ini Adalah Sebuah Kegagalan

Satria Putra Sejati • Rabu, 10 Juli 2024 | 17:21 WIB
Kylian Mbappe tidak mengenakan topeng saat melawan Spanyol di babak semifinal EURO 2024 (getty)
Kylian Mbappe tidak mengenakan topeng saat melawan Spanyol di babak semifinal EURO 2024 (getty)

RADAR JOGJA – Kapten Prancis, Kylian Mbappe mengakui perjalanan EURO 2024 nya telah gagal setelah timnya tersingkir usai kekalahan 1-2 atas Spanyol di babak semifinal.

Mbappe sumbangkan satu assist untuk Randal Kolo Muani untuk mencetak keunggulan bagi Prancis di Allianz Arena.

Namun, Spanyol merespons denga baik melalui dua gol yang dicetak oleh Lamine Yamal dan Dani Olmo yang memastikan langkah mereka ke babak final.

Dengan tersingkirnya Prancis, otomatis Mbappe hanya catatkan satu gol dimana tercipta saat menghadapi Polandia di fase grup.

"Itu adalah sebuah kegagalan. Kami berambisi untuk menjadi juara Eropa. Kami tidak seperti itu, jadi ini adalah sebuah kegagalan,” kata Mbappe.

"Ini adalah sepak bola. Kami harus terus maju. Ini adalah tahun yang panjang. Saya akan pergi berlibur dan beristirahat - itu akan sangat membantu saya, dan saya akan mencoba untuk kembali dengan kuat,” tambahnya.

Mbappe memulai kampanye EURO dengan cukup buruk dimana di menit akhir dia mendapatkan patah hidung yang memaksanya memakai topeng.

Hal itu memaksanya untuk absen saat melawan Belanda, namun ia kembali mengenakan topeng saat melawan Polandia, Belgia dan Portugal, meskipun karena merasa tidak nyaman dengan penutup wajahnya, ia menanggalkannya saat melawan Spanyol.

"Mengenakan topeng tidak mudah baginya, itu membatasi penglihatannya dan merupakan sebuah ketidaknyamanan,” ujar Didier Deschamps.

Atas kekalahan ini, perjalanan Prancis di EURO jelas terhenti dan harus pulang kampung.

"Saya tidak akan melempar tanggung jawab, saya yang bertanggung jawab dan saya yang bertanggung jawab,” imbuh pelatih berusia 55 tahun itu.

"Sangat menyenangkan karena kami unggul lebih dulu, tetapi tim Spanyol ini menguasai permainan dengan sangat baik. Kami tidak tampil dengan baik pada akhirnya. Kami tidak mampu bermain secara vertikal seperti yang saya harapkan,” jelasnya.

"Kami menekan hingga akhir pertandingan. Saya tidak akan mengatakan bahwa para pemain saya tidak memberikan segalanya. Namun mereka semua tidak bermain dengan 100% kemampuannya di Euro kali ini karena beberapa alasan,” tegasnya. (uta)

Editor : Bahana.
#euro 2024 #randal kolo muani #spanyol #Prancis #semifinal #didier deschamps #kylian mbappe #topeng