Pemain yang akrab disapa Pedrinho ini adalah pemain yang berposisi gelandang serang yang didatangkan oleh Laskar Mataram dari Persikabo 1973.
Sebelum bermain di Indonesia, Pedrinho telah bermain di beberapa negara, seperti di Malta dan Georgia.
Manajer PSIM Jogja Razzi Taruna mengungkapkan perekrutan Pedrinho ke tim Laskar Mataram ini didasari atas evaluasi musim lalu.
Di mana pada musim 2023/2024 itu, tim berlogo Tugu Pal Putih ini kecewa dengan beberapa pemain asing yang didatangkan karena bermain kurang maksimal dan tidak memiliki kontribusi terhadap tim.
"Kami kekurangan kreativitas di sepertiga depan lapangan. PSIM Jogja kekurangan umpan-umpan cantik yang bisa dieksekusi penyerang kami," ungkapnya, Selasa (2/7).
Musim sebelumnya, Pedrinho sendiri gagal membawa Persikabo 1973 bertahan di Liga 1.
Meski begitu, Razzi berpendapat Pedrinho adalah pemain menonjol secara individu dan sangat berkontribusi terhadap timnya.
Sehingga pihak tim Laskar Mataram tertarik untuk merekrutnya. "Dia juga tipe pemain yang petarung," lontarnya.
Tercatat pada musim lalu Pedrinho Berhad mencatatkan 2.555 menit bermain bersama Persikabo 1973.
Bersama Persikabo, ia mengantongi 4 empat gol dan delapan asist dengan 31 kali penampilannya di Liga 1 2023/2024.
Tak hanya berperan sebagai gelandang serang, Pedrinho juga beberapa kali tampil sebagai sayap dan penyerang.
Pelatih kepala PSIM Jogja Seto Nurdiyantoro menyatakan kedatangan Pedrinho ini diharapkan bisa menambah kreativitas permainan di tim Laskar Mataram.
"Saya rasa Pedrinho cocok untuk tim. Semoga dengan pengalaman dan kemampuanya bisa menambah kreativitas permainan tim," ujarnya.
Editor : Bahana.