RADAR JOGJA – Penyerang Inggris, Harry Kane mengatakan kegagalan meraih trofi bersama Bayern Munich telah mendorongnya untuk membawa The Three Lions menuju kejayaan Euro 2024.
Inggris tergabung di grup C dan bakal menghadapi Serbia pada laga pembuka di Deutsche Bank Park, Senin (17/6) besok kick off pukul 23.00 WIB.
Kane yang mendampingi sang pelatih, Gareth Southgate dalam sesi jumpa pers pre match diproyeksikan bakal menjadi starting utama dalam laga kontra Serbia.
Rasa lapar trofi menerjangnya di level klub, meskipun dia telah menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa bagi Tottenham Hotspurs sebelum kepindahannya ke Bayern Munich musim lalu.
Kane tampil luar biasa di musim debutnya bersama Bayern, mencetak 44 gol dalam 45 pertandingan di semua kompetisi dimana merupakan jumlah terbanyak dari pemain mana pun di musim pertama mereka di Bundesliga.
Namun, The Bavarians gagal meraih gelar juara dari Bayer Leverkusen untuk pertama kalinya dalam 12 tahun terakhir, sehingga pemain berusia 30 tahun itu masih belum mendapatkan penghargaan besar atas namanya.
“Akan sangat berarti untuk memenangkan Euro,” kata Harry Kane.
“Saya senang bermain untuk negara saya, saya senang bermain untuk Inggris. Itu sangat berarti bagi saya setiap kali saya melangkah ke lapangan dengan mengenakan seragam ini,” tambahnya.
Saya pikir memenangkan turnamen besar bersama Inggris akan menjadi salah satu puncak karier siapa pun, jadi itulah tujuannya,” jelasnya.
Kane menjelaskan trofi-trofi itu belum memihak kepadanya dan hal itu malah membuatnya lebih termotivasi untuk meraihnya.
"Itu dimulai pada musim panas ini. Kami memiliki peluang yang bagus, banyak kerja keras di depan kami, tetapi peluang itu ada dan saya tidak sabar untuk mencoba mewujudkannya,” tegas Kane.
Namun, laga Inggris kontra Serbia mendapatkan label resiko tinggi oleh para aparat keamanan Jerman karena trek record pertemuan yang cukup menegangkan antar kedua pendukung.
Hooligan Serbia juga dikabarkan telah menyiapkan sekitar 500 orang untuk memadati stadion, dimana aparat kepolisian menganggap hal itu sebagai peringatan awal. (uta)
Editor : Bahana.