RADAR JOGJA – Pelatih Italia, Luciano Spalletti mengatakan timnya lengah saat Albania mencetak gol cepat yang tercatat dalam sejarah Euro yang berlangsung di Signal Iduna Park.
Italia menyandang gelar juara bertahan dalam Euro 2024 ini dan sang pelatih menambahkan skuad asuhannya harus lebih klinis di depan gawang jika masih ingin mempertahankan prestasi itu.
Tetapi pertahanan yang dibangung dalam laga perdana ini sudah cukup baik dengan gol dari Alessandro Bastoni dan Nicolo Barella memastikan tiga poin bagi Azzurri.
Albania, yang didukung oleh setidaknya dua pertiga dari jumlah penonton di stadion, membuat sejarah Euro ketika Nedim Bajrami mencetak gol tercepat dalam sejarah turnamen dalam waktu 23 detik.
Gol tersebut tercipta karena kesalahan pemain Italia, Federico Dimarco melakukan lemparan ke dalam di sisi kiri, namun Italia lambat bereaksi, Bajrami menerkam dan melepaskan tendangan yang melewati Gianluigi Donnarumma.
“Hal-hal ini bisa terjadi karena kami lengah,” kata Luciano Spalletti.
“Namun, kami harus menghargai keinginan untuk mencoba dan terus bermain sepak bola, bahkan ketika keadaan menjadi sulit,” tambahnya.
“Kami hanya perlu menjaga segala sesuatunya tetap baik dan rapi di sana, karena kami terkurung,” tegasnya.
Sementara itu, penyerang Azzurri, Federico Chiesa mengatakan atmosfer yang cukup mengintimidasi di stadion tidak berperan dalam timnya yang memulai laga dengan cukup lambat.
Dia menilai situasi tersebut sangat bagus dimana ada sedikit pendukung Italia dan banyak pendukung lawan.
“Menyenangkan bisa bermain jauh dari rumah,” ungkap Federico Chiesa.
Baca Juga: Nedim Bajrami Cetak Gol Tercepat Dalam Sejarah Euro ke Gawang Italia, Hanya Butuhkan Waktu 23 Detik
“Hal itu tidak memengaruhi kami saat kebobolan gol pembuka, yang tercipta dari lemparan ke dalam, namun kami menunjukkan bahwa kami ingin mempertahankan bola daripada melepaskannya jauh-jauh,” imbuhnya.
Usai kebobolan cepat itu, Italia memberikan respon yang cukup baik dengan Bastoni yang meneruskan umpan Lorenzo Pellegrini dan menyamakan kedudukan pada menit ke-11.
Dan Barella membalikkan keadaan usai menceploskan bola ke gawang Albania lima menit berselang.
Dengan tekanan yang cukup dari Albania, Italia mampu meredam serangan yang terus menghantui gawang Donnarumma, hingga akhirnya skor 2-1 bertahan hingga usai. (uta)
Editor : Bahana.