RADAR JOGJA – Pelatih Jerman, Julian Nagelsman mengatakan skuad asuhannya wajib mewaspadai Skotlandia yang memiliki beberapa pemain Premier League.
Jerman bakal menghadapi Skotlandia pada laga pembuka Euro 2024 di Allianz Arena pada Sabtu (15/6) kick off pukul 02.00 WIB.
Nagelsman mengakui Tartan Army memanglah bukan tim yang diisi oleh banyak pemain bintang kelas dunia, namun hal tersebutlah yang membuat dia mewaspadainya.
“mereka adalah pemain-pemain yang sangat lincah yang memberikan segalanya, dengan mentalitas klasik Skotlandia,” kata Julian Nagelsmann.
Sebagai tuan rumah, Der Panzer memang merasakan beberapa tekanan dan ketegangan jelang bergulirnya Euro 2024.
Walaupun begitu, pelatih berusia 36 tahun itu optimis dan menegaskan tim asuhannya dalam kondisi terbaik.
“Ketika saya melihat ke dalam mata para pemain saya, saya melihat banyak keyakinan dan kepercayaan diri yang tinggi, dan itulah yang saya inginkan,” tambahnya.
“Kami memiliki keuntungan sebagai tuan rumah dan tentu saja kami ingin menang,” jelasnya.
Jerman telah memenangkan empat Piala Dunia dan tiga gelar Euro, namun reputasi mereka di turnamen besar telah sedikit tercoreng dengan serangkaian kegagalan sejak kemenangan di Piala Dunia 2014 di Brasil.
Mereka tersingkir dari dua Piala Dunia berikutnya di babak penyisihan grup, penampilan terburuk mereka selama lebih dari 80 tahun, dan tersingkir dari Kejuaraan Eropa terakhir di babak 16 besar.
Di lain sisi, kedatangan Toni Kroos di skuad Der Panzer menjadi berita baik bagi Julian Nagelsmann.
Dia menegaskan sangat sulit untuk mengajak Kroos yang sebelumnya telah mengumumkan berhenti dari tim nasional Jerman pada tahun 2021.
“Butuh beberapa waktu untuk meyakinkan dia karena dia ingin tahu apa yang akan kami ubah di masa depan untuk tim nasional,” ungkapnya.
“Dia mengatakan kepada saya, dalam sebuah panggilan telepon. Dia hanya akan menjadi bagian dari tim ketika dia memiliki perasaan bahwa kita bisa memenangkan sesuatu, dengan tim,” tegasnya.
Terkait pertanyaan Kroos tentang langkah selanjutnya, Nagelsmann menegaskan rencananya untuk mengubah tim dan terkait keputusannya untuk masa depan Jerman.
“Dia berkata ingin menjadi bagian dari itu dan waktunya berpesta,” pungkasnya. (uta)
Editor : Bahana.