Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tingkatkan Mutu Sepak Bola Tanah Air, Erick Tohir Cetuskan Liga 4 Demi Kemajuan Sepak Bola di Indonesia

Satria Putra Sejati • Selasa, 11 Juni 2024 | 16:48 WIB
Erick Thohir bersama para perwakilan di Kongres Biasa PSSI 2024 di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat (PSSI)
Erick Thohir bersama para perwakilan di Kongres Biasa PSSI 2024 di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat (PSSI)

RADAR JOGJA - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memastikan transformasi Liga di Indonesia akan segera dilakukan.

Tidak hanya perubahan manajerial dan pelaksanaan Liga yang dikelola PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), Erick juga mendesak membentuk Liga 4 sebagai bentuk terobosan demi kemajuan sepak bola Indonesia.

Langkah untuk menggelar Liga 4 direncanakan untuk dua tahun ke depan akan menjadi terobosan guna meningkatkan mutu sepak bola Tanah Air.

Wacana itu diungkapkan Ketum PSSI Erick Thohir saat membuka Kongres Biasa PSSI 2024 di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, Senin (10/6).

Kongres Biasa PSSI tahun ini diikuti oleh 31 perwakilan asosiasi provinsi (Asprov), 15 perwakilan Liga 1, 12 dari Liga 2, dan 13 tim Liga 3, serta empat dari asosiasi.

“Ada yang salah jika liga kita sekarang nomor 28 di Asia dan nomor 6 di Asia Tenggara. Jika liga 1 dan 2 harus bertransformasi, maka liga 3 dan 4 harus terus didorong dengan perbaikan manajemen liga,” kata Erick Thohir.

“Oleh sebab itu saya minta seluruh stakeholder mendukung niat baik ini. Harus ada terobosan. Jika ada yang tidak mau, ya jangan salahkan jika tertinggal,” imbuhnya.

Saat ini kompetisi sepak bola Indonesia hanya ada di Liga 1, Liga 2, dan Liga 3.

Erick berencana Liga 4 juga untuk menaikkan terobosan di sepak bola Indonesia.

Pada musim depan, akan ada penambahan kuota pemain asing menjadi delapan nama setiap klub Liga 1 2024/2025.

Hal itu dilakukan dengan tujuan agar klub-klub Liga 1 2024/2025 bisa bersaing di Asia sehingga mampu menjadi indikator kenaikan peringkat kompetisi Indonesia.

Baca Juga: KPU DIY Akan Rekrut 10.733 Pantarlih, Untuk Pilkada , Pendaftaran Dibuka Mulai 13 Juni

PSSI sebenarnya sudah mulai meningkatkan nilai Liga 1 dengan diadakannya VAR sejak babak Championship Series kemarin.

Dikatakan, VAR saja tidak cukup dan harus ada beberapa terobosan ke depan.

Dijelaskan, tingkat kompetisi akan memengaruhi prestasi timnas Indonesia. Selain itu, para suporter juga akan merasakan dampak positif dengan kemajuan kompetisi-kompetisi di Indonesia.

“Ketika suporter ingin pulang ke rumah tentu saja harus selamat. Ini tanggung jawab dari kompetisi dan klub, jadi kami akan terus melakukan terobosan,” jelas Erick.

“Kami harus berjalan cepat seperti kereta cepat di mana penumpangnya merasakan kenyamanan dan selamat sampai tujuan,” tegasnya. (uta)

Editor : Bahana.
#Transformasi #liga 4 #PSSI #LIB #Asprov #Kongres Biasa PSSI #Erick Thohir