RADAR JOGJA – Pelatih timnas Indonesia U16, Nova Arianto terpaksa memulangkan satu pemain abroad dalam seleksi ajang Piala AFF U16.
Pemain itu adalah Miroslav Fernando.
Terdepaknya Miroslav Fernando dari timnas Indonesia U16 bukan tanpa sebab, sang pemain menderita demam berdarah saat menjalani pelatnas di Yogyakarta.
Miroslav merupakan pemain kelahiran 8 Agustus 2008 dan saat ini mengenyam pendidikan sepak bola di akademi Atletico Madrid .
Karena sakit yang dia derita, Miroslav bahkan tak sempat mengikuti uji coba melawan Diklat Magelang, Cilo Sportivo.
Hal itulah yang membuat sang pelatih, Nova Arianto menepikannya.
Piala AFF U16 sendiri dijadwalkan bakal digelar pada 21 Juni-4 Juli di Solo, dan jika kondisi sang pemain bisa membaik tak menutup kemungkinan pemanggilan kembali ke skuad Garuda muda.
“Miroslav Fernando salah satu pemain yang menjanjikan dari sisi skill. Naluri untuk mencetak gol tinggi. sebagai gelandang serangan dia juga kerap mencetak gol,” kata Nur Alim, legenda timnas Indonesia saat memantau langsung perkembangan seleksi timnas U16.
“Bermain di Eropa, meski masih usia junior, pemain sudah dituntut untuk bisa bermain lebih dari satu posisi. Minimal pemain bisa bermain di dua posisi. Sementara, Miroslav malah bermain di empat posisi dengan sangat baiknya,” tambahnya.
“Jika terus diasah dengan baik, ia akan jadi talenta yang amat bermanfaat buat Timnas Indonesia, mengingat amat jarang ada pemain kita yang bisa menjalani multifungsi. Miroslav aset berharga Indonesia di masa depan,” jelasnya.
Miroslav Fernando sendiri merupakan pemain didikan FU15 FA Bina Sentra yang memiliki kemampuan serbabisa di sektor depan.
Baca Juga: Sedang Susun Kerangka Tim! Direktur PSS Sleman Ini Inginkan Pemain Asing pada Level Ini
Tidak hanya bisa bermain sebagai centre forward tetapi juga sebagai sayap kiri dan kanan karena kaki kirinya juga sangat hidup serta sebagai gelandang serang atau attacking midfielder.
Selanjutnya Miroslav akan fokus penyembuhan untuk mengembalikan kondisi fisiknya. Sepulang dari Yogyakarta, dia segera kembali ke Spanyol. Dia harus kembali bersekolah dan mengasah talenta di akademi sepak bola Atletico Madrid. (uta)
Editor : Bahana.