RADAR JOGJA – Manchester United kembali catatkan sejarah anyar setelah menelan kekalahan atas Crystal Palace 4-0 di Selhurst Park, Selasa (7/5) dini hari.
Namun, catatan sejarah yang kini dicatat skuad asuhan Erik ten Hag bukanlah sejarah yang baik melainkan yang buruk.
Dimana Manchester United menelan kekalahan ke-13 kalinya musim ini dan merupakan pertama kalinya klub raksasa Inggris itu menelan kekalahan sebanyak itu sejak kompetisi bergulir.
Selain itu, Setan Merah kini berada di peringkat delapan klasemen, di luar zona kualifikasi Europa League.
Erik ten Hag mengatakan kekalahan atas The Eagles ini merupakan titik terendah dari tim musim ini saat beberapa pilar seperti Bruno Fernandez, Scott McTominay dan Harry Maguire absen.
Ten Hag memainkan kombinasi bek tengah sementara dengan Casemiro bersama Jonny Evans dan Cystal Palace berhasil menghancurkannya.
Michael Olise catatkan dua gol, dan dua gol lainnya dicetak oleh Jean-Philippe Mateta juga Tyrick Mitchell.
Pelatih asal Belanda itu bersumpah untuk terus berjuang sebagai pelatih Manchester United dan menilai kekalahan atas The Eagles itu karena pemain tidak mengikuti rencananya.
“Saya mempersiapkan tim dengan cara terbaik yang bisa saya lakukan. Itu tidak cukup dan jauh dari kata cukup. Saya harus bertanggung jawab untuk itu,” kata Ten Hag.
“Itu sangat mengecewakan. Performa yang di bawah standar. Jelas merupakan kekalahan terburuk,” tegasnya.
Selanjutnya, Manchester United bakal kembali menatap laga berat kontra Arsenal di Old Trafford.
The Gunners sendiri kini menjadi sang pemuncak klasemen Liga Inggris. (uta)
Editor : Bahana.