SOLO - Mati atau mukti. PSS Sleman siap untuk menjalani pertandingan hidup mati pada laga pamungkas dengan menghadapi Persib Bandung dalam kompetisi BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Manahan, Solo, Selasa (30/4).
Laga kali ini menjadi laga penentu untuk Laskar Sembada untuk tetap bertahan atau degradasi dari kompetisi sepak bola tertinggi di Indonesia.
Super Elja wajib mencuri tiga poin dari tamunya Maung Bandung agar bisa bertahan di Liga 1.
Jika kalah, skema lolos dari jerat degradasi tidak mudah.
Sebab, Super Elang Jawa harus bergantung dengan tim lainnya yakni RANS Nusantara dan Persita Tangerang di laga lainnya.
Jika laga tersebut berakhir dengan skor imbang, PSS masih punya kesempatan untuk lolos dari degradasi.
Syaratnya adalah RANS Nusantara kalah atau imbang dari PSM Makassar.
Perjuangan PSS Sleman untuk bisa meraih kemenangan kontra Persib agaknya cukup berat.
Laskar Sembada tidak diperkuat tiga pemain inti. Mereka yakni Jonathan Bustos, Hokky Caraka, dan Thales Lirra.
Jonathan Bustos dan Thales Lirra absen lantaran menjalani hukuman akumulasi kartu merah. Sementara Hokky Caraka masih m membela Timnas U-23 yang tanding di Piala Asia U-23.
Sementara itu, laga ini tak berpengaruh bagi Persib Bandung. Maung Bandung yang sudah dipastikan duduk di posisi kedua dan lolos championship series.
Pelatih kepala PSS Sleman Risto Vidakovic mengatakan, laga pamungkas ini adalah pertandingan yang sangat penting bagi timnya.
Laga itu adalah laga yang terakhir dan akan menentukan masa depan tim Super Elja.
Risto mengaku tidak ada persiapan khusus jelang laga melawan Persib Bandung ini.
Dia pikir para pemainnya sudah tahu apa yang harus dilakukan di pertandingan ini.
"Saya pikir pemain sadar kami bermain di kandang melawan klub yang melakukan pekerjaan dengan sangat baik selama musim ini. Dan, kami akan memberikan segalanya yang kamu miliki untuk klub dan bertahan di Liga 1," ucapnya Senin (29/4).
Menurut Risto, Persib Bandung adalah tim yang sangat kuat. Terutama, setelah mereka berganti pelatih. Yakni, pelatih asal Serbia Bojan Hodak. Dia sangat mengubah tim.
"Jadi, menurut saya, kebanyakan ini karena dia Persib bisa di posisi sekarang. Dia melakukan kerja sangat bagus di sana. Mereka punya tim yang kuat," tegasnya.
Tak hanya itu saja, Risto juga menyebut, kondisi PSS Sleman dan Persib Bandung sangat berbeda.
Tim Maung Bandung hanya butuh memainkan pertandingan saja. Sedangkan Laskar Sembada bermain untuk hidup dan mati mereka.
"Saya pikir, degradasi sangat berbeda dengan kondisi kedua tim. Jadi, saya pikir itu akan menentukan besok yaitu motivasi. Kami harus menunjukkan ke mereka bahwa kami berjuang untuk hidup kami," tuturnya.
Risto tidak akan ambil pusing dengan sejumlah pemain yang tak bisa tampil.
Sebab, baginya, semua pemain sudah sadar bahwa laga pamungkas ini sangat menentukan masa depan klubnya.
"Tidak penting siapa yang akan bermain besok. Saya pikir seluruh pemain akan memberikan seratus persen dan apa yang mereka punya untuk mencapai tujuan kami," ungkapnya. (ayu)
Editor : Amin Surachmad