RADAR JOGJA – Paris Saint Germain (PSG) gagal untuk memastikan menjadi juara lebih cepat usai ditahan imbang oleh Le Havre dengan skor 3-3 di Parc des Princes, Minggu (28/4) dini hari.
Walaupun begitu, PSG sudah dinyatakan secara tidak resmi menjadi juara karena unggul 12 poin di puncak klasemen dari AS Monaco di posisi kedua.
Selain itu, Les Parisiens memiliki selisih gol 47 berbanding 18 milik Monaco dengan menyisakan tiga pertandingan dan empat pertandingan bagi AS Monaco.
Hal itu akan menjadi gelar juara Ligue 1 Prancis ke-12 PSG.
“Kami hampir menjadi juara. Tetapi saya piker kami bisa mengatakan itu,” kata pelatih PSG, Luis Enrique.
Le Havre unggul terlebih dahulu pada menit ke-19 melalui Christopher Operi dan PSG menyamakan kedudukan lima menit kemudian melalui Bradley Barcola.
Namun, Le Havre kembali ungugl tujuh menit sebelum jeda ketika Andre Ayew mencetak gol.
Pada menit ke-61, Le Havre menambah gol menjadi 3-1 melalui sepakan penalty Abdoulaye Toure sebelum Achraf Hakimi memperkecil ketertinggalan 12 menit sebelum pertandingan usai.
Goncalo Ramos menjadi penyelamat Les Parisiens dari kekalahan usai mencetak gol di masa injury time.
Kylian Mbappe disiapkan untuk menatap Liga Champions dengan baru dimasukkan pada babak kedua.
Selanjutnya, PSG bakal babak semi final Liga Champions menghadapi Borussia Dortmund pada Kamis (2/5) di Signal iduna Park.
Baca Juga: Bayern Munich 2-1 Eintracht Frankfurt: Harry Kane Brace dan Catatkan Gol ke-400
Jika Les Parisiens mampu meraih kemenangan atas Le Havre dan sabet gelar Ligue 1 maka dipastikan mental para pemain bakal meningkat untuk tatap Liga Champions di Jerman. (uta)
Editor : Amin Surachmad