SLEMAN - PSS Sleman bertekad bangkit usai dikalahkan oleh Dewa United dengan skor 2-3 di pekan ke-32 Kompetisi BRI Liga 1 2023/2024, Sabtu (19/4) malam lalu.
PSS Sleman dipastikan berusaha lebih keras lagi di dua laga terakhirnya. Ini untuk mengamankan diri dari jeratan zona degradasi.
Kim Jeffry dan kawan-kawan akan melakoni laga melawan Persik Kediri Rabu (24/4) dan Persib Bandung Selasa (31/4) mendatang.
Kekalahan dari Dewa United membuat PSS Sleman tidak beranjak dari posisi 13 klasemen sementara dengan koleksi 35 poin.
Di mana, saat ini Laskar Sembada hanya terpaut 4 poin dari Arema FC yang punya nilai 31.
Arema yang berada di peringkat ke-16 atau batas akhir zona degradasi.
Pelatih kepala PSS Sleman Risto Vidakovic mengatakan, sisa dua laga terakhir, timnya dalam kondisi yang sulit karena mendapat lawan yang berat.
Namun, pelatih asal Serbia itu tetap berambisi untuk bisa menyapu bersih semua laga sisa itu.
"Kami sudah melakukan usaha maksimal seratus persen. Tentu tidak ada yang bisa dilakukan selain menang di dua laga terakhir," jelasnya Senin (22/4).
Risto meminta anak asuhnya tidak perlu mengkhawatir apa-apa.
Sebab, menurut Risto, jika para pemain PSS Sleman bermain seperti saat melawan Dewa United lalu maka bisa meraih hasil yang terbaik.
"Saya tidak pernah meminta mereka bermain dengan baik. Saya selalu meminta mereka memberikan 100 persen apa yang mereka punya," katanya.
Terkait persiapan di sisa dua laga mendatang, Risto hanya berpikir tentang pemulihan para pemainnya baik secara fisik maupun mental.
Setelah itu, mereka siap berangkat ke Kediri dan mencoba untuk mendapatkan tiga poin.
"Kami saat ini hanya perlu terus berjuang," tandasnya. (ayu)
Editor : Amin Surachmad