RADAR JOGJA – Pemain Barcelona, Joao Cancelo mengatakan dirinya kena terror melalui media sosial menyusul tersingkirnya Blaugrana dari Liga Champions saat menghadapi Paris Saint Germain (PSG).
Peneroran dilakukan melalui komentar-komentar dari akun Joao Cancelo, hingga ada yang mendoakan kematian bagi keluarganya.
Barcelona sempat unggul di leg pertama 3-2 di Parc des Princes, namun takluk di Stadio Olimpiade Lluis Companys 4-1 pada leg kedua.
“Orang-orang mengatakan macam-macam,” kata Joao Cancelo dilansir dari ESPN.
“Ada komentar di Instagram yang mendoakan kematian bagi keluarga saya. Mereka tidak akan mengatakannya secara langsung karena bakal memiliki masalah. Tetapi melalui komentar, mereka menulis apa yang mereka inginkan,” tambahnya.
“Mereka menghina pasangan saya, putri kami bahkan hingga anak kami yang belum lagi. Ini adalah dunia yang kejam,” jelasnya.
Joao Cancelo merupakan salah satu sasaran para penggemar setelah kekalahan Barcelona atas PSG.
Pemain asal Portugal itu melanggar Ousmane Dembele yang berujung penalti bagi PSG.
Tak hanya para pendukung, mantan bek Manchester United Rio Ferdinan juga memberikan komentar negatif terhadap Joao Cancelo.”Konyol, naif dan seperti pemain muda yang tidak berpengalaman dengan mode panik,” tulis Rio Ferdinand.
Menanggapi hal itu, Cancelo menjawab, “Ferdinand adalah pemain hebat. Tetapi saya yakin dia pernah membuat kesalahan. Semua pernah melakukannya. Dia seorang analis dan dia memiliki hak untuk mengatakan apa yang dia pikirkan,” balas Joao Cancelo.
“Saya menerimanya, itu adalah pendapatnya,” tegas Joao Cancelo. (uta)
Editor : Amin Surachmad