RADAR JOGJA – Pelatih Manchester United, Erik ten Hag mengakui bahwa skuad asuhannya kesulitan untuk mendapatkan satu tempat di Liga Champions musim depan setelah pekan berat yang dilalui Setan Merah.
Manchester United kebobolan di menit-menit akhir dalam hasil imbang 1-1 melawan Brentford dan menelan kekalahan dramatis 4-3 atas Chelsea.
Buntut hasil minor itu, Manchester United kehilangan 5 poin berharga dalam kurun waktu enam hari.
Hal itu membuat tim asuhan Ten Hag tertinggal 11 poin dibelakang Aston Villa yang kini berada di peringkat empat dan 9 poin dari Tottenham yang berada di peringkat kelima.
peringkat empat dan lima merupakan tempat yang cukup baik untuk kualifikasi Liga Champions apabila Inggris mendapatkan salah satu tempat tambahan pada tahun 2024-25 dimana Liga Champions memiliki format baru yang diperluas.
“Dalam sepekan ini kami telah kehilangan lima poin di masa injury time dan itu sangat mahal,” kata Ten Hag.
“Poin semakin mahal karena hanya menyisakan 8 pertandingan dan kami tahu itu. Kami harus mengejar ketertinggalan poin dan kami telah tertinggal banyak poin yang membuat kami semakin sulit,” imbuhnya.
“Mereka (para pemain) menunjukkan pembuktian (melawan Chelsea) bahwa mereka Tangguh dan saya yakin mereka bakal mengeluarkan segalanya saat menghadapi Liverpool pada hari Minggu,” lanjutnya.
Imbas kekalahan atas Chelsea di Stamford Bridge, Manchester United menatap tugas berat untuk wajib mendapatkan kemenangan saat menjamu Liverpool yang tengah dalam perburuan gelar juara di Old Trafford.
Ten Hag berharap para pemainnya harus segera melupakan kekecewaan saat kekalahan atas Chelsea dan pelatih asal Belanda itu ingin para pemain menunjukkan semangat mereka saat hadapai skuad asuhan Jurgen Kloop.
“Yang pertama kami harus bisa menghadapi hal ini dan saya mengatakan jika kami tidak bisa berlarut-larut dalam kekecewaan. Kami harus pulih dengan cepat dan membalikkan keadaan,” jelas pelatih asal Belanda itu.
“Kami harus menatap kedepan dan mengambil apa yang hilang. Dan itulah yang kami harus lakukan,” tegasnya.
Editor : Amin Surachmad