Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

PSIM Memutus Rekor Kas Hartadi Sebagai Pelatih Spesialis Promosi Liga 1: Kalau Bawa Promosi Terus Mending Pakai Jasa Saya Semua Yang Mau Naik

Rizky Wahyu Arya Hutama • Jumat, 15 Maret 2024 | 00:11 WIB
Pelatih PSIM Jogja Kas Hartadi memastikan diri untuk mendampingi para anak asuhnya di laga kontra Nusantara United FC di Stadion Mandala Krida, Rabu (13/12/2023) mendatang
Pelatih PSIM Jogja Kas Hartadi memastikan diri untuk mendampingi para anak asuhnya di laga kontra Nusantara United FC di Stadion Mandala Krida, Rabu (13/12/2023) mendatang

JOGJA - PSIM Jogja telah gagal untuk meraih mimpi naik ke kasta Liga 1 musim ini. Laskar Mataram harus rela terhenti langkahnya pada babak 12 besar kompetisi Liga 2 2023/2024 musim ini.

Walaupun Laskar Mataram mengantongi poin yang sama dengan Persiraja Banda Aceh. Namun, tim kebanggaan masyarakat Kota Jogja ini harus kalah head to head dengan tim yang berjuluk Laskar Rencong itu.

Hariono dan kawan-kawan tidak bisa mendapat runner up terbaik untuk melaju ke babak semifinal Liga 2.

Gagalnya PSIM Jogja untuk m laju ke Liga 1 musim ini sekaligus memutus rekor Kas Hartadi yang terkenal sebagai pelatih spesialis yang memiliki track record sukses mengantar sejumlah klub naik kasta Liga 1 Indonesia.

Sebagaimana diketahui, Kas Hartadi memang memiliki track record sukses mengantar sejumlah klub naik kasta seperti Kalteng Putra hingga yang terbaru Dewa United.

Kas Hartadi memang bukanlah nama yang asing bagi para pecinta sepak bola Tanah Air.

Setelah memutuskan untuk pensiun menjadi pemain, Kas Hartadi lalu memutuskan untuk meniti karier sebagai pelatih.

Saat menjadi pelatih, Kas Hartadi dikenal sebagai pelatih yang low profile dan sumeh (murah senyum) hingga memiliki catatan apik menjadi peracik klub-klub besar.

Seperti pada level klub, Kas Hartadi menjadi pelatih Sriwijaya FC U-21 pada 2008. Pelatih asal Solo ini mengisi posisi itu hingga tahun 2011.

Pada tahun 2009 sampai 2011, Kas Hartadi pernah juga menjadi asisten pelatih di Sriwijaya FC senior.

Sehabis itu, karier kepelatihan Kas Hartadi mulai mentereng. Hingga pada tahun 2011 itu, Kas Hartadi resmi didapuk sebagai pelatih Sriwijaya FC.

Di bawah asuhan Kas Hartadi, Sriwijaya FC berhasil meraih gelar juara ISL pada musim 2012. Namun setelah itu, di tahun 2013-2014, dia pindah untuk melatih Persikabo Bogor.

Baca Juga: TPA Piyungan Tutup dan TPST Belum Beroperasi, Pemkab Bantul Ajukan Lahan SG untuk Kelola Sampah

Kemudian Kas Hartadi juga pernah menjadi pelatih Persik Kediri pada tahun 2016. Lalu pada tahun 2017-2018, Kas Hartadi merapat ke Kalteng Putra.

Nah di Kalteng Putra itu, Kas Hartadi kembali menorehkan prestasinya. Kas berhasil membawa Kalteng Putra meraih tempat ketiga di Liga 2. Sehingga pada saat itu, Kalteng Putra dipromosikan ke Liga 1.

Tak berhenti di situ saja, sukses bersama Kalteng Putra, Kas Hartadi hengkang dan berlabuh bersama Sriwijaya FC untuk musim 2019.

Pada waktu itu, ia juga mendapat tawaran dari tiga klub lain. Namun Kas Hartadi lebih memilih Sriwijaya FC.

Di tahun 2021, Kas Hartadi didapuk sebagai pelatih Dewa United. Lagi-lagi sentuhan Kas Hartadi membawa klub itu promosi ke Liga 1.

Kala itu, Dewa United berhasil meraih kemenangan 0-1 atas PSIM Jogja dan meraih peringkat ketiga. Namun Kas Hartadi tak bisa diperpanjang melatih Dewa United karena terhalang lisensi. 

Sehingga di musim 2023/2024 ini Kas Hartadi didapuk untuk menangani PSIM Jogja. Namun saat menangani tim kebanggaan masyarakat Kota Jogja ini Pelatih asal Solo itu tidak bisa kembali mengulangi prestasinya.

Sehingga bisa dibilang rekor Kas Hartadi sebagai pelatih spesialis mengantar sejumlah klub naik kasta Liga 1 terputus karena PSIM Jogja

Menanggapi hal tersebut, Kas Hartadi menyebut tidak selalu semua tim yang ia pegang itu bisa dibawa promosi ke Liga 1.

Kalau ia bisa membawa promosi terus, menurutnya, semua tim pasti akan memakai jasanya untuk bisa naik ke Liga 1.

"Kalau saya bawa promosi terus mending pakai jasa saya aja semua yang mau naik. Kan pasti naik," ucapnya sambil terkekeh (14/3).

Kas Hartadi mengungkapkan, sebetulnya di musim ini Ia bersama para pemain dan manajemen tim sudah berusaha untuk membawa PSIM Jogja naik ke Liga 1.

Tapi, apa daya mereka endingnya kalah head to head di babak 12 besar Kompetisi Pegadaian Liga 2 2023/2024.

"Kami berusaha semua juga berusaha. Kalah itu kami gak kalah head to head kami lolos empat besar. Ya itulah sepak bola," tandasnya. (ayu)

Editor : Amin Surachmad
#kas hartadi #PSIM Jogja