Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dikalahkan PSM Makassar, PSS Sleman Semakin Dekat dengan Zona Degradasi

Rizky Wahyu Arya Hutama • Sabtu, 9 Maret 2024 | 02:29 WIB
KETAT: Pemain PDSS Kim Jeffrey saat melawan PSM dalam pekan ke-28 kompetisi BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Batakan, Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (8/3).
KETAT: Pemain PDSS Kim Jeffrey saat melawan PSM dalam pekan ke-28 kompetisi BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Batakan, Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (8/3).

BALIKPAPAN - PSS Sleman harus kembali menelan pil pahit. Super Elang Jawa dikalahkan PSM Makassar dengan skor 1-2 pada pekan ke-28 dalam lanjutan kompetisi BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Batakan, Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (8/3)

Dari kekalahan ini, Laskar Sembada masih tertahan di posisi 15 klasemen sementara dari 18 kontestan. 

Super Elang Jawa saat ini masih mengoleksi 31 poin dari hasil tujuh kali menang, sebelas kali kalah, dan sepuluh kali imbang.

Tak hanya itu saja, Kim Jeffry Kurniawan dan kawan-kawan hanya terpaut tiga angka dan satu tingkat saja dari zona degradasi.

Sementara tim, ajuku Eja berhasil menjauh dari zona degradasi naik ke posisi 8 klasemen dengan mengoleksi 37 poin atas kemenangan dari PSS Sleman kali ini.

Atas kekalahan ini, pelatih kepala PSS Sleman Risto Vidakovic mengatakan, pertandingan kali ini sebenarnya berjalan imbang. Kedua tim sama kuat di babak pertama.

Menurut Risto, pada babak pertama ada beberapa set piece dan serangan balik yang bisa dilancarkan oleh timnya.

Tapi, di babak kedua, PSS Sleman kebobolan dua gol.

"Yang pertama ada kesalahan dari pemain dan pemain mencoba untuk come back. Tapi, karena terjadi kesalahan sehingga menjadi gol. PSS Sleman berusaha menghasilkan gol dan berbuah lewat serangan balik," jelasnya.

Striker PSS Sleman Hokky Caraka mengaku timnya harus segera melakukan evaluasi setelah kekalahan ini.

Baginya, gol-gol di laga ini sejatinya bisa diantisipasi jika timnya bisa fokus di pertandingan. 

"Kalian mungkin bisa melihat apa yang terjadi di lapangan. Tapi sayang sekali dan selamat buat PSM yang telah mendapatkan tiga poin," katanya.

Sementara pelatih kepala PSM Makassar Bernardo Tavares mengatakan, di pertandingan ini sebenarnya timnya bisa membuat banyak peluang.

Tapi, timnya hanya bisa membuat dua gol. Seharusnya anak asuhnya bisa membuat lebih banyak gol lagi.

"Yang paling penting di laga ini kami mendapat tiga poin. Dan saya senang dengan kehadiran para suporter," tuturnya.

Salah satu pemain PSM Makassar Dzaky Asraf mengatakan, di babak pertama agak kesusahan mencetak gol.

Tapi, di babak kedua mereka berjuang untuk mencetak gol. Sebab, laga ini adalah laga sangat penting bagi timnya.

"Alhamdulillah kami mendapat tiga poin. Dan terimakasih kepada para suporter yang sudah datang," tandasnya.

Sebenarnya pada lagi ini PSS Sleman mampu mendominasi permainan dari babak pertama dan babak kedua.

Pada babak pertama walaupun Laskar Sembada mampu mendominasi jalannya pertandingan. Namun tidak mampu menjebol barisan pertahanan tim tuan rumah.

PSM Makassar yang bermain di kandang sendiri tak mau tinggal diam saja. Walaupun mereka kalah secara penguasa bola. Akan tetapi mereka mampu menebar berbagai serangan ke gawang Anthony Pinthus.

Namun pada babak pertama ini kedua tim tidak bisa menyeploskan satu gol pun. Sehingga sampai turun minum kedua tim masih bermain imbang 0-0.

Pada babak kedua tim tuan rumah langsung memberikan kejutan untuk PSS Sleman. Pada menit ke-47 Yuran Fernandes mampu menjebol gawang Anthony Pinthus melalui sundulannya setelah menerima umpan pojok dari Arfan M. Sehingga kedudukan menjadi 0-1 untuk keunggulan PSM Makassar.

Tim Super Elja yang merasa tertinggal mulai menebar ancaman ke gawang tim Juku Eja. Akan tetapi serangan mereka belum bisa membuahkan hasil.

Petaka kembali muncul buat Laskar Sembada pada menit ke-65. Kali ini Kenzo Nambu yang menerima umpan pojok dari Asraf Huwaidi berhasil menjebol gawang PSS Sleman. Sehingga kedudukan menjadi 0-2.

Tertinggal dua gol tak membuat asa para penggawa PSS Sleman surut. Mereka terus mencoba mencari celah untuk menjebol gawang PSM Makassar. Namun upaya mereka lagi-lagi mampu dipatahkan oleh para pemain belakang tim Juku Eja.

Pada menit ke-85 Laskar Sembada yang terus menekan pertahanan PSM Makassar akhirnya menui hasil. Tim Super Elja mendapatkan gol bunuh diri dari Bek PSM Makassar Erwin Gutawa yang salah mengantisipasi umpan dari Elvis Kamsoba. Dan dari gol ini kedudukan menjadi 1-2, PSS Sleman masih tertinggal.

Laskar Sembada masih terus mendominasi permainan setelah itu. Akan tetapi upaya mereka belum bisa menuai hasil hingga laga usai. Sehingga di laga ini PSS Sleman harus kembali mendapatkan kekalahan dan tetap tertahan di peringkat ke-15 klasemen sementara. (ayu)

Editor : Amin Surachmad
#PSS Sleman #BRI Liga 1 #PSM Makassar