RADAR JOGJA – Pekan ke-26 BRI Liga 1 2023/24 menyisakan beberapa tanda tanya.
Rans Nusantara FC dan Bhayangkara Presisi Indonesia resmi umumkan perpisahan dengan sang pelatih.
Rans Nusantara yang tampil elok di paruh musim pertama kian terseok-seok di paruh musim kedua.
Dari 10 pertandingan terakhir yang dijalani Rans Nusantara, satu kemenangan tak mampu diraih.
Hasilnya, dari 10 pertandingan itu tim berjuluk The Prestige Phoenix hanya raih empat poin dari empat hasil imbang dan enam kekalahan.
Dan akhirnya di pekan ke-27 usai kekalahan dari Dewa United dengan skor telak 5-0, Rans Nunsatara resmi berpisah dengan sang pelatih Eduardo Almeida.
Hal itu disampaikan melalui akun instagram resmi klub.
“Terima kasih atas dedikasi, kontribusi dan semua kerja keras yang telah anda lakukan,” tulis akun instagram resmi rans.nusantara.
“Semua yang terbaik untukmu, pelatih,” lanjutnya.
Sementara itu, Bhayangkara FC juga umumkan perpisahan dengan sang pelatih, Mario Gomez usai kekalahan dari Borneo FC Samarinda dengan skor 4-0.
Sempat jor-jor an di bursa transfer paruh musim dengan mendatangkan pemain-pemain kelas kakap seperti Radja Nainggolan dan Witan Sulaeman balum mampu menghentikan catatan minor Bhayangkara FC.
Selain itu, sebab rentetan hasil minor itu membawa tim berjuluk The Guardians itu menempati peringkat dasar klasemen Liga 1 dan terancam degradasi musim ini.
Dalam tiga pertandinga terakhir, Bhayangkara FC tak mampu hasilkan satu poin pun dengan hasil tiga kekalahan.
Dari akun instagran resmi klub pada Kamis (29/2) malam, Bhayangkara FC ucapkan terima kasih kepada sang pelatih.
“terima kasih banyak coach @mariogomezdt,” tulis akun instagram resmi Bhayangkarafc. (uta)
Editor : Amin Surachmad