RADAR JOGJA – Pelatih Rans Nusantara FC Eduardo Almeida kehabisan kata-kata usai tim asuhannya dibantai 0-5 oleh Dewa United pada pekan ke-26 BRI Liga 1 2023/24 di Indomilk Arena, Selasa (27/2) sore.
Almeida mengatakan, kecewa berat atas performa anak asuhnya dimana tak mampu memberikan perlawanan sedikit pun.
“Jujur, saya saja tidak bisa berkata-kata karena ini baru pertama kali. Ini merupakan hari yang buruk dan bagi saya yang belum pernah mengalaminya, sehingga saya tidak tahu harus berkata apa,” kata Eduardo Almeida.
Dalam sesi jumpa pers pasca pertandingan, pelatih asal Portugal itu menguatkan tekad dengan rasa respek kepada semuanya. Di mana, momen yang bagus tetap berdiri dan berada di momen yang buruk dengan hasil yang sangat miris.
“Saya selalu profesional dan tetap menjadi wajah bagi tim. Namun, bicara tentang pertandingan, saya tidak dalam kondisi yang bagus untuk bicara. Maaf,” imbuhnya.
Sementara itu, pemain Rans Nusantara FC yang mendampingi sang pelatih, Rizky Pellu, mengungkapkan sudah berupaya keras walaupun hasilnya masih jauh dari apa yang diharapkan.
“Kami sudah berusaha keras di pertandingan tadi, tapi hasilnya tidak baik. Kami punya pertandingan ke depan, kami harus fokus lagi supaya mendapat hasil yang positif,” ungkap Rizky Pellu.
Dampak dari kekalahan ini, Rans Nunsatara anjlok ke peringkat 10 klasemen BRI Liga 1 dengan koleksi 26 poin.
Selain itu, kekalahan itu juga menambah panjang hasil minor yang didapat Rans Nusantara dimana 10 pertandingan terakhir tak pernah raih kemenangan. (uta)
Editor : Amin Surachmad