RADAR JOGJA – Luka Modric tampaknya akan mengakhiri karirnya diluar Santiago Bernabeu.
Pemain berusia 38 tahun itu telah kehilangan tempatnya di tim utama Real Madrid musim ini dan telah berbicara tentang ambisi untuk mencapai Piala Dunia 2026 bersama negaranya.
Modric semakin frustasi karena kurangnya waktu bermain di musim ini, setelah memperpanjang kontra satu tahun lagi pada musim panas lalu dengan kesan dia masih akan menjadi pemain inti di musim ini.
Sementara itu, kontrak Luka Modric akan berakhir empat bulan lagi, dan tampaknya dia akan meninggalkan Real Madrid sebagai pemain bebas transfer di musim panas yang akan datang.
Meskipun begitu, Real Madrid telah berusaha untuk mempertahankan Luka Modric.
Pekan lalu, terdapat beredar kabar bahwa Carlo Ancelotti telah memberikan penawaran kepada pemain asal Kroasia itu sebuah peran di staff kepelatihannya jika Modric ingin pensiun.
Namun, Modric hanya melihat hal ini sebagai sebuah pertanda bahwa dirinya tidak dianggap sebagai pemain penting dalam skuad dan menolak tawaran tersebut karena dia masih ingin bermain.
Dilansir dari Relevo, asisten pelatih Real Madrid yang merupakan anak dari Carlo Ancelotti, Davide Ancelotti lah yang telah menyarankan agar Luka Modric menjadi bagian dari staf kepelatihan.
Davide memiliki hubungan yang baik dengan para pemain dan cenderung sering mendiskusikan taktik dengan mereka.
Salah satu pemain yang paling sering terlibat dalam diskusi tersebut dan paling dihormati karenan kemampuannya membaca permainan adalah Luka Modric.
Ancelotti junior sangat menghargai kemampuannya dalam memberikan solusi-solusi taktis juga.
Baca Juga: Prediksi Nottingham Forest v Manchester United di FA Cup, H2H dan Susunan Pemain
Peran sang ayah dalam kesuksesan Real Madrid memang tidak dapat diremehkan. Menurut mereka yang dekat dengan klub.
Baru-baru ini muncul anggapan bahwa sebagian besar pekerjaan taktis di lapangan latihan dilakukan oleh Davide Ancelotti, bukan oleh pelatih yang kerap disapa Don Carlo itu.
Davide berniat memulai karir manajerialnya sendiri setelah sang ayah memutuskan pensiun atau meninggalkan jabatannya sebagai pelatih Real Madrid. (uta)
Editor : Amin Surachmad