Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kesan Positif Bek RANS Nusantara FC Selama di Jogja, Merasa Sudah Seperti Rumah Sendiri

Rizky Wahyu Arya Hutama • Selasa, 20 Februari 2024 | 01:54 WIB
KUAT: ek RANS Nusantara FC Francisco Pereira Carneiro saat menjalani latihan rutin.
KUAT: ek RANS Nusantara FC Francisco Pereira Carneiro saat menjalani latihan rutin.

 SLEMAN - Bek RANS Nusantara FC, Francisco Pereira Carneiro mengaku mempunyai kesan yang sangat positif selama berada di Yogyakarta.

Menurutnya masyarakat di Kota Pelajar ini sangat sederhana dan bahagia menjalani kehidupan sehari-hari.

Rizky Wahyu, Radar Jogja

Kiko, sapaan akrab Francisco Pereira Carneiro, adalah salah satu pemain RANS Nusantara FC yang baru pertama kali menjajal sensasi berkarier di Yogyakarta.

Namun, menurutnya, proses adaptasi selama berada di Kota Gudeg ini berjalan sangat lancar dan tanpa ada sebuah hambatan.

"Budaya yang saya rasakan di Indonesia dan khususnya di Jogjakarta sangat berbeda dari yang biasa saya alami," tegasnya. (19/2).

Francisco Pereira Carneiro adalah pemain asal Portugal yang baru pertama kali meniti karir sepak bola di Indonesia.

Alasan meninggalkan Eropa ke Asia ini karena ia merasa perjalanannya sebagai pemain sepak bola masih terlalu dini. 

Sebagai pemain muda, Kiko pun ingin selalu mengejar peluang guna mencari pengalaman di luar Portugal. Il

Ia meninggalkan Portugal untuk meningkatkan nilai sebagai manusia dan tentu saja sebagai pesepak bola. 

Dengan datang ke Indonesia yang secara budaya berbeda dengan Portugal, Kiko mengungkapkan bahwa gaya hidup di Indonesia ataupun Yogyakarta tidak jauh berbeda dengan negara asalnya.

Sehingga ketika di sini ia jarang mengalami stres. Dan menurutnya cuaca di Kota Pelajar ini pun juga selalu bagus.

"Masyarakat di sini sangat sederhana, mereka orang yang humble dan terlihat sangat bahagia menjalani kehidupan sehari-hari," katanya.

Tak hanya itu saja, Kiko mengaku selama penyesuaian di Jogja. Ia sering mendapatkan bantuan dari para pemain lokal RANS FC lainya, terutama Dallen Doke yang banyak membantunya.

Bahkan, pemain yang menyukai nasi goreng itu merasa Jogjakarta seperti rumah sendiri baginya.

"Sekarang saya merasa Yogyakarta sudah menjadi rumah saya," ujarnya.

Walaupun Kiko merasa adaptasinya berjalan dengan mudah. Namun ia merasa ada banyak perbedaan budaya di Jogjakata ini dengan kampung halamannya di Porto.

“Perbedaan budaya sangat besar, seperti agama. Di kota saya dan di Portugal, tidak ada budaya jajanan kaki lima seperti di Indonesia, dan ini menjadi perbedaan yang besar," tandasnya. (ayu)

Editor : Amin Surachmad
#Yogyakarta #kiko #Rans Nusantara