RADAR JOGJA – Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez tak memiliki banyak waktu untuk mencari alasan saat tim asuhannya dikalahkan Real Madrid dengan skor telah 4-1 di Final Piala Super Spnayol 2024 di Al-Awwal Park, Riyadh, Uni Emirat Arab, Minggu (15/1) dini hari.
Barcelona yang berusaha untuk mempertahankan gelar juara pada tahun 2023 dalam kompetisi ini malah dikalahkan rival bebuyutan mereka, Real Madrid dalam sebuah malah derby classic yang sulit bagi Blaugrana.
Hattrick dari Vinicius Junior menutup penampilan lini serang Real Madrid yang sangat tajam dan lini pertahanan Barcelona yang rapuh.
Garis pertahanan Barcelona berkali-kali diobrak-abrik oleh serangan yang dilancarkan para penggawa Real Madrid.
Saat konferensi pers, Xavi tak dapat memberikan jawaban atas lemahnya lini pertahanan Barcelona.
“kami memiliki banyak harapan dan akhirnya kami mendapatkan hasil yang paling buruk. Kami memulainya dengan sangat buruk. Real Madrid banyak menggempur kami melalui serangan balik,” ungkap Xavi seperti yang dilansir dari Diario AS.
“Saya meminta maaf kepada para penggemar karena sulit bagi kami untuk bersaing. Saya telah mengalami banyak kekalahan dalam karir saya dan pada akhirnya kami selalu pulih. Barcelona akan kembali,” lanjutnya.
Catatan beberapa pertandingan terakhir dari Xavi yang meriah bakal memberikan harapan bagi para penggemar Barcelona. Namun, hal tersebut merupakan sebuah indikasi seberapa jauh tertinggal dari Real Madrid di seluruh kompetisi.
Barcelona saat ini membuntuti Real Madrid dengan selisih tujuh poin dalam perburuan gelar La Liga dan delapan poin dari Girona yang sementara menguasai puncak klasemen. (uta)
Editor : Amin Surachmad