SLEMAN - Presiden Direktur PT PSS, Gusti Randa mengaku bangga atas dipanggilnya kembali striker muda PSS Sleman, Hokky Caraka untuk memperkuat Tim nasional (Timnas) Indonesia.
"Kami turut bangga juga ya, Hokky Caraka menjadi pemain timnas. Kalau tidak salah ini caps yang kelima buat dia. Mudah-mudahan dipasang lagi di timnas," ujarnya (2/12).
Hokky Caraka memang mendapat panggilan dari Shin Tae-yong untuk kembali lagi masuk dalam daftar dari 29 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan di Turki bersama Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
Latihan tersebut sebagai bentuk persiapan Timnas Indonesia menatap Piala Asia 2023 di Qatar.
Dan 29 nama pemain yang mengikuti training camp (TC) sudah berlangsung sejak tanggal 20 Desember 2023 hingga 6 Januari 2024 mendatang.
Di usianya yang baru menginjak 19 tahun, Hokky Caraka memang sudah beberapa kali dipanggil oleh Timnas Indonesia. Baik di pertandingan FIFA Matchday atau pemusatan latihan.
Hal tersebut tentu memberikan harapan kapada tim PSS Sleman. Pemain muda asal Gunungkidul ini adalah satu-satunya pemain dari tim Super Elja yang nantinya diharapkan bisa menjadi bagian yang terpenting bagi Timnas Indonesia.
"Saat ini situasinya striker berlabel timnas itu kurang ya. Apalagi, striker yang orang Indonesia," tegas Gusti Randa.
Menurut, Gusti Randa dengan dipanggilnya Hokky Caraka ke Timnas ini. Harapnya hal tersebut bisa menambah jam terbangnya agar striker muda itu bisa lebih matang lagi.
"Buat pemain muda seperti Hokky Caraka kan jadi bagus jam terbangnya. Dia jadi lebih matang lah, kira-kira begitu," katanya.
Saat ini kemabyakan dari klub-klub Liga 1 memang didominasi para striker asing. Kiprah Hokky Caraka yang cukup positif di timnas Indonesia ini tentu diharapkan dapat menjadi striker lokal yang gacor di masa depan. Apalagi, usianya juga tergolong masih muda.
"Karena kebanyakan striker di klub itu pemain asing. Hokky kan striker lokal, timnas dan bukan naturalisasi. Kami harapkan dia jadi tambah cemerlang karirnya," tandasnya. (ayu)
Editor : Amin Surachmad