JOGJA – Pelatih PSIM Jogja memiliki pekerjaan rumah (PR) untuk membenahi permainan tim asuhannya sebelum masuk babak 12 besar Liga 2 musim 2023/2024. Kekalahan 0-1 dari Nusantara United di Stadion Mandala Krida Jogja Rabu (13/12) harus jadi evaluasi.
Ya kekalahan kedua PSIM di kandang ini akibat para pemain yang ceroboh dan banyak melakukan kesalahan sendiri. Di antaranya dilakukan bek kiri Samuel Christanson yang memilih menghalau bola di depan gawang dengan tangan. Saat pertandingan belum genap 10 menit. Akibatnya dia diganjar kartu merah langsung. PSIM pun dihukum penalti yang sukses dikonversi menjadi gol oleh Matheus Viera. Menjadi satu-satunya gol di pertandingan tersebut.
Baca Juga: 40 Seniman Pamerkan Karya dalam Pameran Hamengku Hamangku Hamengkoni di Gedung Jogja Galery
Kas Hartadi menyebut, para pemain PSIM Jogja membuat kesalahan di menit-menit awal babak pertama yang membuat gol untuk tim lawan. Meski Kas Hartadi tetap mengapresiasi perjuangan para anak asuhnya yang berjuang dengan sepuluh pemain. "Saya ucapkan terima kasih kepada para pemain sudah berjuang dengan 10 pemain. Kami menguasai permainan tapi tetap hasil kami kalah di sore ini ada pertanyaan," katanya.
Striker PSIM Jogja Vengko Armedya juga mengatakan laga kali ini sebenarnya berjalan dengan sengit dan kedua tim juga saling jual beli serangan. Namun ia juga meminta maaf karena belum bisa menang di laga ini. "Saya minta maaf atas hasil buruk pada hari ini. Untuk kedepannya kami akan lebih baik lagi," ucapnya.
Baca Juga: Sasonggko Iswandaru Kembali Memimpin IODI DIJ, Targetkan Emas di PON
Sementara dari pihak tim tamu, pelatih Nusantara United FC Guntur Cahyo Utomo menyebut pertandingan melawan PSIM Jogja ini sangat emosional. Sebab di laga ini para pemainnya berjuang dengan luar biasa. Jadi menurutnya kemenangan ini adalah kemenangan mental pemain. "Yang membuat saya emosional adalah mereka berjuang dengan luar biasa jadi kemenangan ini adalah kemenangan mental," jelasnya.
Bermain dengan sepuluh orang sebenarny tak membuat patah semangat para penggawa PSIM Jogja. Tapi kesalahan dalam umpan hingga pelanggaran tak perlu yang sering dilakukan, membuat PSIM kesulitan mengembangkan permainan.
Baca Juga: Nakes RSJ Prof dr Soerojo Magelang Minta Transparansi Remunerasi
Di akhir babak kedua Nusantara United juga bermain dengan sepuluh pemain. Setelah Hersya Scifo mendapat kartu kuning kedua. Tapi hal itu pun gagal dimanfaatkan pemain PSIM, yang dalam statistic pertandingan tercatat melepaskan 16 tembakan tapi hanya lima yang tepat ke gawang. (ayu/pra)
Editor : Heru Pratomo