RADAR JOGJA - Radja Nainggolan siap memulai karir sepak bolanya di Indonesia setelah resmi diperkenalkan sebagai pemain Bhayangkara FC pada Senin malam (4/12).
Mantan pemain AS Roma dan Inter Milan itu dikontrak Bhayangkara dengan status bebas transfer.
Memang benar, kontrak profesional terakhir Nainggolan adalah pada Januari 2023 di klub kasta kedua Italia, SPAL.
Acara launching Nainggolan sebagai pemain Bhayangkara didampingi CEO Bhayangkara FC Sumardji di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
“Kita tahu, di babak pertama Bhayangkara FC sangat kesulitan keluar dari zona merah. Jadi pada inning kedua kami berusaha sekuat tenaga untuk keluar dari zona merah,” jelas Sumardji.
“Dengan hadirnya pemain baru tentunya kita berharap membawa situasi dan kondisi baru, sehingga bisa membawa aura positif bagi klub Bhayangkara FC dan bisa bertahan di Liga 1,” lanjutnya.
Nainggolan pun mengungkapkan kegembiraannya bisa menjadi bagian dari perjuangan Bhayangkara FC untuk menjaga klub tetap aman dari risiko degradasi.
Ia mengungkapkan bermain di Indonesia menjadi bukti karier sepak bolanya belum berakhir meski Radja kini sudah berusia 35 tahun.
“Saat saya datang ke sini (Indonesia) seminggu yang lalu, saya bilang saya ingin bermain di Indonesia dan satu-satunya tim yang mendekati adalah tim ini, jadi itu pilihan yang mudah,” jelasnya.
“Kalau melihat peringkat tentu tidak mudah, tapi seperti yang selalu saya katakan, tidak ada yang tidak mungkin,” tambah pemain timnas Belgia itu.
Dalam kesempatan tersebut, Sumardji membeberkan nilai kontrak Nainggolan bermain untuk Bhayangkara FC selama setengah musim senilai sekitar Rp 5 miliar.
“Kami sudah menghubungi sponsor dalam hal ini BNI, jadi nilai yang kami sepakati bisa dibilang cukup besar, sekitar Rp 5 miliar untuk setengah musim,” jelas Sumardji.
Radja Nainggolan, pemain baru Bhayangkara FC, mengaku mungkin akan memutuskan pensiun jika tidak direkrut klub berjuluk The Guardian.
“Sudah lama sekali saya tidak bermain secara resmi, jujur saja, mungkin jika saya menunggu satu bulan lagi saya bahkan bisa mengakhiri karir saya.
Namun, saya masih merasa cukup sehat untuk pensiun,” ujarnya.
Pemain asal Batak itu pun mengaku memilih bermain untuk Bhayangkara karena pihak klub sangat menginginkan jasanya, dan ia berjanji akan membawa Bhayangkara kembali dari jurang degradasi.
“Motivasinya semakin besar ketika ada tim yang menginginkan saya sejak minggu pertama. Jadi saya tidak hanya ingin mengembangkan diri saja, tapi saya juga ingin memberikan sesuatu yang istimewa kepada pemain lain,karena saya yakin banyak pemain yang akan senang bermain bersama saya,” pungkas Nainggolan. (Ronaldo Saturinus Klau)
Editor : Bahana.