Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ricuh di Stadion Gelora Joko Samudro, Manajemen Deltras FC: Tidak Ada Intimidasi dari Fans Tuan Rumah, Bisa Keluar Stadion dengan Aman

Bahana. • Senin, 20 November 2023 | 18:22 WIB
Manajer Deltras Dian Felani (kiri). (IST)
Manajer Deltras Dian Felani (kiri). (IST)

RADAR JOGJA - Laga Gresik United vs Deltras FC berujung kericuhan. 

Manajemen Deltras FC Sidoarjo angkat suara atas buntut dari kericuhan tersebut.

Manajer Deltras, Dian Felani menyebut fans Gresik United tidak meluapkan amarahnya kepada tim Deltras. Hanya saja mereka tadi sempat ingin menyuarakan aspirasi ke manajemen atas hasil kekalahan tersebut.

"Selebihnya, kami tidak tahu detail kejadian kerusuhan, karena tim masih berada di dalam stadion.”

Diakui, timnya sempat tertahan di stadion. Tim baru bisa keluar stadion setelah situasi kondusif.

"Barulah kami keluar dengan menggunakan bus hingga pintu tol alhamdulilah aman,” ujar Dian.

Meski begitu, kami juga memberikan himbauan kepada Deltamania agar tetap menjaga suasana kondusif, tertib, dan bersyukur menikmati kemenangan. Karena, kemenangan ini untuk Deltamania dan masyarakat Sidoarjo.

“Tim masih harus fokus di laga-laga selanjutnya, mohon doa, dan dukungannya selalu,” imbuhnya.

Fans Gresik United memang bertujuan memberikan aspirasi kepada manajemen. Namun, karena aspirasi tak terkendali, pihak kepolisian akhirnya menembakkan gas air mata. Sikap itu sebenarnya juga disayangkan karena mengingat kembali kisah tragis Tragedi Kanjuruhan.

Kasi Humas Polres Gresik Iptu Wiwit Mariyanto mengatakan, akibat dari bentrokan antara suporter Gresik United, sekitar enam anggota polisi tersungkur karena terkena lemparan batu.

"Polisi sudah berusaha menyampaikan dengan baik, jika suporter tidak bisa menemui tim manajemen Gresik United. Apabila ingin bertemu, nanti-nanti saja setelah hari ini selesai. Bisa bertemu di kemudian hari," ujar Wiwit, saat kepada JawaPos.com.

Sayang, imbauan itu sepertinya tak digubris suporter Gresik United, hingga terjadi kericuhan tersebut.

Imbasnya, tak hanya dari pihak kepolisian, sejumlah suporter terpaksa harus dilarikan ke puskesmas dan rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.

Sejumlah suporter dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat. Rinciannya, RSUD Ibnu Sina 3 orang, RS Semen Gresik 7 orang, Puskesmas Gending 4 orang, Puskesmas Alun-alun 2 orang, dan Puskesmas Cerme 1 orang.

“Di RSUD Ibnu Sina langsung diberikan penanganan, ada dua anak-anak dan satu dewasa,” ucap Direktur Utama RSUD Ibnu Sina dr Soni.

Editor : Bahana.
#Suporter #gresik united #aparat #kericuhan #Deltras FC