JOGJA - Pelatih kepala PSIM Jogja Kas Hartadi mangaku masih akan melakukan evaluasi terhadap timnya. Walaupun berhasil menang dalam laga kontra PSKC Cimahi, Senin (13/11) lalu.
"Yang pasti, kami tetap evaluasi. Mulai dari belakang, tengah, dan depan. Terutama masalah transisi dan penyelesaian akhir," ujarnya (15/11).
Saat laga melawan Laskar Sangkuriang, memang skuad tim Laskar Mataram berhasil mencuri poin melalui satu gol dari pemain asing barunya. Yaitu, Augusto Neto.
Pemain asing asal Brasil itu langsung memberikan kontribusinya untuk PSIM Jogja. Gol perdananya dicetak pada menit ke-71.
Gol tersebut terjadi saat adanya kemelut di depan gawang PSKC Cimahi lantaran menerima bola ribon hasil korner Diaz Angga.
Namun tak berselang lama, Augusto Neto harus ditarik keluar lantaran diperkirakan cedera. Namun setelah diklarifikasi, menurut Kas Hartadi, pemain tersebut tidak mengalami cedera yang parah.
"Augusto Neto keluar karena karena kram," ucapnya.
Saat laga kontra Laskar Sangkuriang tersebut, untuk pertama kalinya di musim itu, Kas Hartadi terlihat emosional kepada wasit. Hal itu terjadi di menit-menit akhir laga.
Saat itu Arya Gerryan yang berhasil lepas dari kawalah pemain PSKC Cimahi dan dijatuhkan pemain lawan. Wasit tidak menganjar hukuman kartu terhadap pemain tersebut.
Kas Hartadi yang tidak terima melakukan protes kepada wasit. Tapi, malah Kas Hartadi dikartu kuning oleh wasit. Dia dianggap melakukan protes terlalu keras oleh wasit.
"Masalah itu (protes) biasa. Ya, dalam sepak bola kan kadang ada emosi, itu biasa lah. Gak ada masalah," tegasnya.
Di sisi lain, PSIM Jogja juga telah resmi mengumumkan melepas dua pemainnya, yaitu Taopik Hidayat dan Afin Bahrani. Kedua pemain tersebut resmi dilepas setelah laga melawan PSKC Cimahi.
Taopik Hidayat merupakan penjaga gawang tambahan yang didatangkan Laskar Mataram setelah gelombang cedera mendera kiper PSIM Jogja Oktober lalu. Taopik baru diturunkan satu kali saat melawan FC Bekasi City.
Sedangkan Afin Bahrani adalah pemain muda PSIM Jogja. Afin telah tampil sebanyak tiga kali selama berseragam Laskar Mataram.
Dia turun menjadi starter saat melawan FC Bekasi City, PSKC Cimahi, dan Perserang Serang di putaran pertama lalu.
"Terima kasih Taopik Hidayat dan Afin Bahrani atas kerja sama dan dedikasinya. Meskipun belum optimal saat bersama PSIM Jogja, mereka juga sudah berkontribusi dengan baik bersama kita. Semoga sukses untuk mereka kedepannya," ungkap Manajer PSIM Jogja Razzi Taruna. (ayu)
Editor : Amin Surachmad