Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Roberto De Zerbi Ungkapkan Membenci 80 Persen Wasit di Inggris

Satria Putra Sejati • Senin, 13 November 2023 | 20:43 WIB
Roberto de Zerbi, pelatih Brighton and Hove Albion
Roberto de Zerbi, pelatih Brighton and Hove Albion

RADAR JOGJA – Pelatih Brighton and Hove Albion, Roberto De Zerbi melancarkan ungkapan pedas terhadap official Liga Inggris dan VAR saat timnya menghadapi Sheffield United pada Minggu (12/11) malam.

Roberto De Zerbi mendapatkan kartu kuning karena melakukan protes keras kepada official keempat, Andrew Madley setelah gol bunuh diri Adam Webster yang membuat Sheffield United meraih satu poin.

De Zerbi marah kepada wasit, John Brooks karena mengusir Mahmoud Dahoud setelah melakukan tekel keras kepada Ben Osborn beberapa saat sebelumnya.

“Saya jujur dan dengan jelas bahwa saya tidak menyukai 80 persen wasit di Inggris. Ini bukanlah hal yang baru. Saya tidak menyukai mereka dan perilaku mereka di Lapangan,” ungkap Roberto De Zerbi.

“Inggris adalah satu-satunya Negara dimana ketika ada pemeriksaan VAR, anda tidak yakin itu adalah keputusan yang tepat. Di Negara lain, Anda harus yakin 100 persen bahwa keputusan wasit benar,”

“Hingga kartu merah itu dilayangkan. Dengan satu pemain lebih sedikit, kami kehilangan keteraturan dan gaya kami,” lanjut De Zerbi.

Namun, dari tayangan ulang di TV, tampak menunjukka John Brooks memutuskan dengan tepat, dengan VAR, Chris Kavanagh mendukung keputusannya bahwa tekel keras Mahmoud Dahoud pantas untuk mendapatkan kartu merah langsung.

Mantan wasit, Mark Halsey menyatakan Roberto De Zerbi tidak dapat mengajukan complain atas kartu merah yang diterima Mahmoud Dahoud.

“Bola sama sekali tidak berada didekat kaki Ben Osborn dan Dahoud dengan sengaja menginjaknya,” ungkap Mark Halsey.

Roberto De Zerbi menjelaskan jika meninjau dari peraturan yang baru, dia tidak menampik bahwa pelanggaran yang dilakukan Mahmoud Dahoub memang pantas di ganjar kartu merah.

“Tapi saya adalah seorang pemain dan dari dinamika situasinya bukanlah kartu merah. Tetapi kami harus menerimanya,” tegas De Zerbi.

Ketika diberikan pertanyaan terkait apakah wasit di Eropa lebih baik, De Zerbi menjawab : “Saya bekerja di Inggris dan saya hanya berbicara tentang wasit disini,” jawab De Zerbi. (uta)

Editor : Amin Surachmad
#liga inggris #Roberto De Zerbi #var #brighton and hove albion