RADAR JOGJA – Menjelang Piala Dunia U-17, Indonesia sebagai tuan rumah yang ditunjuk langsung oleh Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), mulai menerapkan sistem Video Assistant Referee (VAR).
Dari 4 stadion yang ditunjuk sebagai tempat berlangsungnya kompetisi, salah satu yang menerapkan sistem VAR yakni, Stadion Manahan.
Ini merupakan kali pertama penggunaan teknologi canggih dan juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Solo.
Sehari sebelum kompetisi berlangsung dua alat teknologi VAR sudah terpasang di stadion Manahan.
Teknologi canggih tersebut akan terus digunakan selama proses pertandingan piala dunia U-17 berlangsung. Selain itu juga terpasang LED ad board di sekeliling lapangan.
Dilansir dari Radar Solo (Jawa Pos Group), Wakil Ketua Umum II PSSI Ratu Tisha Destria mengatakan, seluruh persiapan penggunaan VAR sudah dilakukan sejak Sabtu (4/11). Persiapan itu dipimpin langsung oleh FIFA.
"Mereka sudah mulai latihan di lapangan B dan C dengan fasilitas yang disediakan PSSI bersama dengan pemerintah," ujar Ratu Tisha, dikutip Jumat (11/10/2023).
Tisha juga menegaskan bahwa semua persiapan dan serangkaian VAR yang di perlukan sudah tersedia di 4 stadion yang di gunakan dalam pertandingan Piala Dunia U-17.
Ia juga mengharpkan doa dan dukungan dari masyarakat Indonesia agar semua persiapan dan proses pertandingan yang akan berlangsung dapat berjalan dengan lancar dan aman, karena sepak bola Indonesia saat ini bisa di katakan sudah berkembang dan memiliki kualitas yang cukup tinggi.
Selain persiapan penggunaan VAR, FIFA juga sudah menunjuk 18 orang yang terdaftar sebagai perangkat pertandingan yang akan bearksi dalam pertandingan piala dunia u-17.
Perangkat-perangkat tersebut terdiri dari wasit utama, asisten wasit, dan wasit khusus VAR.
Seluruh wasit yang ditunjuk sudah berlisensi FIFA dan tidak ada wasit dari Indonesia. (Martin Hill Candratya)