RADAR JOGJA – La
Laga yang berlangsung hanya satu babak ini berakhir imbang 1-1. Aksi terror yang terjadi di luar stadion menewaskan 2 pendukung Swedia membuat laga ini tidak berlanjut di babak kedua.
Usai terjadi penembakan, para petinggi UEFA berkumpul untuk menentukan nasib laga Belgia vs Swedia.
Keputusan dari UEFA ialah untuk tidak melanjutkan kembali pertandingan ini. Hal ini dikonfimasi langsung oleh UEFA melalui halaman web resmi mereka.
“Pertandingan ditinggalkan dan hasil pada interval paruh waktu (1-1) dipastikan sebagai hasil final. Setiap tim diberikan satu poin dan klasemen Grup F akan diperbarui sesuai dengan itu.
Penangguhan apa pun dianggap telah dilakukan dan satu kartu kuning tetap berlaku” tulis UEFA di web resminya.
Menurut UEFA, Laga ini tidak akan berjalan dengan kondusif jika dilihat dari segala aspek. Pihak Belgia dan Swedia juga telah sepakat untuk tidak melanjutkan sisa laga ini
“Komite Eksekutif mencatat bahwa terbukti tidak mungkin untuk memainkan sisa pertandingan pada hari berikutnya; baik Asosiasi Sepak Bola Kerajaan Belgia dan Asosiasi Sepak Bola Swedia, mengingat situasinya, secara eksplisit menyatakan keinginan mereka untuk tidak memainkan sisa waktu pertandingan dan menganggap hasil pada interval paruh waktu (1-1)” tulis UEFA.
Dengan keputusan UEFA ini, secara matematis Belgia dipastikan lolos menuju Euro 2024 bersama Austria, Sedangkan Swedia tidak akan lolos.
“Pertandingan masing-masing tidak memperbolehkan tanggal apa pun untuk digunakan pada jendela internasional November mendatang, ketika babak penyisihan grup kompetisi harus diselesaikan, untuk diikuti dengan pengundian play-off dan pengundian final turnamen.” tutup UEFA.
Laga ini memang menjadi tragedi yang menyeramkan bagi kedua negara. Dua penggemar Swedia ditembak oleh seorang teroris ketika berada area sekitar stadion.
Pelaku sempat melarikan diri dan masih berkeliaran di luar stadion membuat para penonton yang berada di stadion dilarang untuk pulang terlebih dahulu untuk memastikan keamanan mereka.
Pelaku penyerangan yang kabur ini pada akhirnya berhasil ditembak mati Polisi Belgia di sebuah café. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Menteri Dalam Negeri Belgia, Annelies Verlinden melalui akun X.
“Pelaku serangan terorisme di Brussel telah terindentifikasi dan meninggal” tulis Annelies di akun X miliknya (MUHAMMAD HAFIDZ FAUZAN)
Editor : Bahana.