Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Permohonan Banding Ditolak, PSS Sleman Dijatuhi Denda dan Tanpa Penonton saat Jamu Persik Kediri

Rizky Wahyu Arya Hutama • Rabu, 18 Oktober 2023 | 02:35 WIB
DUKUNG: Pemain PSS Sleman memberi tepuk tangan ke arah penonton. (Dok PSS Sleman)
DUKUNG: Pemain PSS Sleman memberi tepuk tangan ke arah penonton. (Dok PSS Sleman)

SLEMAN - Laga kandang PSS Sleman menghadapi Persik Kediri pada lanjutan pekan ke-16 BRI Liga 1 2023/2024, Sabtu (21/10) sore mendatang sudah dipastikan tidak akan dihadiri oleh para penonton.

Hal tersebut dikarenakan PSS Sleman mendapat hukuman. PSS dianggap gagal memberikan keamanan dan kenyamanan kepada tim tamu saat laga kontra Madura United FC beberapa waktu lalu. 

Seperti yang telah kita ketahui bersama. Pada saat laga kontra Madura United di pekan ke-13 lalu. Telah terjadi insiden pemukulan yang dilakukan oleh beberapa oknum kepada Staf Media Officer tim Madura United.

Setelah itu, sebagai tidak lanjut pihak dari tim Madura United sudah melakukan pelaporan resmi ke pihak Kepolisian setempat yang dibantu oleh tim dari Laskar Sembada untuk membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF).

Mengacu dari bukti yang ada temasuk video dan laporan pengawas pertandingan. Pihak tim PSS Sleman telah memberikan permohonan banding.

Banding diajukan untuk menanggapi Keputusan Komite Displin PSSI Nomor 103/L1/SK-KD PSSI/IX/2023 tanggal 28 September 2023. Namun, pengajuan banding tersebut resmi ditolak.

Berdasarkan surat keputusan Komite Banding PSSI Nomor 005/KEP/KB/BRI-LIGA1/X/2023 secara resmi menolak permohonan banding PSS dan menguatkan keputusan Komdis PSSI untuk menghukum PSS.

Yakni, menyelenggarakan pertandingan tanpa penonton saat menjadi tuan rumah sebanyak satu kali dan denda sebesar Rp 20 juta. 

Adanya hukuman dan denda ini adalah akibat dari ulah oknum yang tidak bertanggung jawab. Tentunya ini sangat disayangkan karena sangat merugikan tim PSS Sleman di berbagai aspek.

Semua pihak dari tim Laskar Sembada pun telah berharap agar kejadian ini menjadi yang terakhir dan tidak lagi terulang di kemudian hari.

Media Officer PSS Juan Tirta Abditama mengatakan, terkait sanksi Komdis PSSI, manajemen akan segera memberikan tanggapan. Utamanya soal larangan pertandingan kandang tanpa suporter.

Sementara itu, saat ini PSS Sleman masih tertahan di papan bawah klasemen sementara Liga 1. Laskar Sembada menempati peringkat ke-14 dengan torehan poin 18.

Hasil itu didapat dari empat kemenangan, enam seri, dan lima kekalahan. PSS Sleman mencetak 20 gol dan kebobolan 23 kali. Klub kesayangan Slemania dan Brigata Curva Sud (BCS) itu memang tampil kurang konsisten pada musim ini.

Tim Super Elang Jawa sekarang cuma berjarak lima angka saja dari Arema FC yang berada tepat di zona degradasi atau posisi 16. Hanya unggul tiga poin dari Persita Tangerang yang ada di urutan 15. (ayu)

Editor : Amin Surachmad
#persik kediri #PSS Sleman #BRI Liga 1