RADAR JOGJA - Pertandingan sengit, Timnas Futsal Indonesia berhasil selamat dati kekalahan. Sempat tertinggal 2-5, Evan Soumilena dkk tahan Afghanistan dengan skor 7-7 pada pertandingan ke-2 Kualifikasi Piala Futsal Asian Cup (9/10) di Green Hall, Dammam, Arab Saudi.
Babak pertama, Afghanistan bermain sangat apik dan kuasai jalannya pertandingan, dan berhasil ungguli Skuad Garuda dengan skor 2-5.
Pada babak kedua, tanpa kenal lelah Skuad Garuda mampu samakan kedudukan dan akhiri laga dengan skor kuat sama imbang 7-7.
Masing-masing gol Skuad Garuda diciptakan oleh Samuel Eko yang berhasil catatkan hattrick, dan empat gol diciptakan oleh Rio Pangestu, Ardiansyah Runtuboy, Hossein (GBD) dan Ardiansyah Nur.
Pada laga ini juga, Skuad Garuda diganjar dua kartu merah. Diberikan kepada Coach Marcos Sorato dan Syauqi Saud.
Coach Marcos Sorato menurunkan paket pertamanya yang di isi oleh Muhammad Albagir di posisi penjaga gawang, Rio Pangestu sebagai anchor, Samuel Eko sebagai Pivot, Ardiansyah Runtuboy, dan Sauqi Saud menempati posisi flank kanan dan kiri.
Laga baru dimulai, pada menit ke-2, Afghanistan berhasil unggul terlebih dahulu melalui gol Ali Amiri. 0-1 Afghanistan unggul.
Gawang Skuad Garuda kembali kebobolan, melalui gol bunuh diri pemain Indonesia. Afghanistan berhasil gandakan skor 0-2.
Skuad Garuda berhasil memperkecil keadaan melalui gol Samuel Eko pada menit ke-8. Skor sementara 1-2 Timnas Indonesia tertinggal.
Belum sempat samakan kedudukan, Afghanistan memperlebar keadaan berkat gol Mahdi Norowzi. 1-3 Afghanistan memimpin.
Lagi-lagi Skuad Garuda di paksa memungut bola dari gawangnya, melalui Mehran Gholami di menit ke-12, Afghanistan semakin menjauh dari kejaran Skuad Garuda. Afghanistan unggul 4-1.
Alih-alih mencoba memperkecil jarak skor, Skuad Garuda semakin sulit mengejar setelah Syauqi Saud diusir dari lapangan berkat kartu merah yang didapatkannya.
Ali Amiri berhasil catatkan kembali namanya di papan skor, setelah tendangan penaltinya sukses bawa Afghanistan unggul 1-5 atas Indonesia.
Menjelang berakhirnya babak pertama, Rio Pangestu buka asa Skuad Garuda pada laga ini. Tendangannya berhasil membuahkan gol. Indonesia mengejar 2-5.
Pada babak kedua tujuh gol tercipta, Indonesia berhasil tambah 5 gol. Sedangkan Afghanistan hanya bisa menambah 2 gol.
Skuad Garuda tampil menyerang pada babak kedua, lagi-lagi Afghanistan terlebih dahulu ciptakan gol dan membuatnya unggul 2-6 atas Indonesia.
Serangan demi serangan dilancarkan oleh anak asuhan Marcos Sorato, tak kenal menyerah. Samuel Eko catatkan kembali namanya di papan skor. Indonesia terus mengejar, skor sementara 3-6.
Pasukan skuad Garuda Muda seperti mendapatkan tambahan tenaga baru, saat supporter Indonesia terus memberikan semangat.
Indonesia berhasil memperkecil keadaan menjadi 5-6 setelah hattrick Samuel Eko dan gol bunuh diri Hossein membuat kepanikan terhadap punggawa Afghanistan.
Kembali, Afghanistan buat laga semakin tegang setelah berhasil memperlebar keadaan menjadi 5-7 Indonesia tertinggal.
Ardiansyah Runtuboy membuat laga kembali hidup, setelah sepakan kerasnya berhasil merobek gawang Afghanistan. 6-7 Indonesia terus mengejar.
Baca Juga: Guardiola Buka Suara Mengenai Pertikaian Walker Dan Haaland Dengan Pelatih Set-piece Arsenal
Dengan penuh semangat dan gairah, melalui skema power play Indonesia berhasil samakan kedudukan melalui Ardiansyah Nur menjelang berakhirnya lagalaga.
Tendangannya tak bisa dibendung kiper lawan. Indonesia berhasil samakan kedudukan dan membuat pertandingan berakhir imbang sama kuatkuat 7-7.
Dengan hasil tersebut Indonesia tetap berada di puncak klasmen Grup B dengan torehan 4 poin, Sedangkan Afghanistan di posisi runner up, kalah selisih gol.
Di pertandingan terakhir Skuad Garuda akan hadapi Arab Saudi pada hari Rabu (11/10/2023). (Mulya Darma)
Editor : Amin Surachmad