SLEMAN - PSS Sleman harus rela berbagi angka 1-1 dengan tamunya Madura United di Stadion Maguwoharjo pada pekan ke-13 BRI Liga 1 2023/2024.
Tampil percaya diri sejak kick-off babak pertama. Laskar Sembada terus tampil menyerang dan menekan tamunya Madura United.
Alhasil pada menit ke-37 Hokky Caraka mencetak gol melalui sundulannya yang memanfaatkan umpan lambung dari Muhammad Abdul Lestaluhu. Sehingga tim Super Elja unggul sementara dengan skor 1-0 pada babak pertama.
Pada babak kedua, permainan sama sengitnya. Kedua tim saling serang. Namun, pada menit ke-54 Malik Risaldi yang memanfaatkan umpan dari tendangan bebas, mampu membobol gawang PSS melalui sundulannya.
Sehingga dari gol Malik itu mampu mengubah keadaan menjadi 1-1. Kedua tim bermain saling serang. Banyak peluang yang dihasilkan pada babak kedua.
Namun, tak ada tambahan gol yang tercipta lagi. Sehingga tim tuan rumah PSS Sleman harus rela berbagi angka 1-1 dengan tamunya Madura United hingga laga usai.
Usai pertandingan Kepala Pelatih PSS Sleman Marian Mihail mengatakan pertandingan hari ini adalah pertandingan yang sangat baik. Dan di pertandingan kali ini PSS juga bermain dengan baik.
Mihail juga mengaku cukup senang melihat performa para pemainnya di pertandingan kontra Madura United kali ini. Namun, ada efisiensi tim yang harus ditingkatkan lagi.
"Madura United adalah tim bagus oemuncak klassemen. Dan kami ke depan juga harus meningkatkan efisiensi tim kami. Sebab untuk mencetak gol kami harus lebih ditingkatkan lagi," ujarnya (24/9).
Kiper PSS Sleman M. Ridwan juga mengatakan, pertandingan kontra Laskar Sape Kerrab ini adalah pertandingan yang sulit baginya. Sebab, laga di pekan-13 ini adalah debut pertamanya di Liga 1 2023/2024.
"Karena sebelumnya saya mengalami cedera selama kurang lebih satu setengah bulan. Dan, berat bagi saya untuk mengembalikan kondisi terbaik saya," jelasnya
Walaupun Ridwan merasa belum memberikan hasil yang terbaik di laga kali ini. Namun, ia tetap berusaha semaksimal mungkin di laga kali ini.
"Terima kasih untuk Coach Mihail yang sudah memberikan kesempatan bagi saya dipertandingan sore ini. Semoga ke depannya, Coach selalu diberi kesehatan dan PSS ini semoga selalu jaya dan maju terus," tandasnya.
Sementara itu, Pelatih Madura United Mauricio Souza merasa malu di laga kali ini. Sebab Madura United adalah tim puncak klasemen. Sehingga banyak tim yang ingin mencuri poin di timnya.
"Yang saya katakan ini sangat penting sekali. Sleman adalah tim bagus. Punya pelatih bagus. Itu penutup yang luar biasa. Mereka di babak pertama lebih baik dari kami. Tapi, wasit kali ini di sepak bola Indonesia membuat malu kami," katanya. (ayu)
Editor : Amin Surachmad