RADAR JOGJA - Brighton and Hove Albion gagal raih kemenangan saat menghadapi AEK Athens 2-3 di The American Express Community Stadium, Jumat dini hari.
Pada akhir pekan sebelumnya, Brighton berhasil kalahkan Manchester United di kandang dengan skor 3-1.
Atas kekalahan itu, hari besar bagi Brighton harus hancur. Tim asuhan Roberto De Zerbi mendapatkan pelajaran penting mengenai apa yang dibutuhkan dalam level ini saat sang jawara Liga Yunani 13 kali berhasil serangkaian kesalahan dari The Seaguls dalam bertahan.
Dalam laga itu, tim asuhan De Zerbi tidak diperkuat oleh sang penyerang, Evan Ferguson dan sang kapten, Lewis Dunk. Keduanya sangat terpukul karena melewatkan sebuah moment besar dalam sejarah klub.
Anak asuh Jesus Almeyda siap untuk menyulitkan tuan rumah Brighton yang biasanya tampil gemilang dan berhasil unggul lebih dahulu melalui mantan bek everton, sidibe setelah melakukan sundulan dimana dia tanpa pengawalan di tepi kotak pinalti.
Dua gol brighton diborong oleh Joao Pedro yang keduanya berasal dari titik yang sama, yaitu pinalti. Pedro yang menjadi eksekutor berhasil menyelesaikannya dengan baik. Tetapi AEK Athens tampil lebih gemilang.
Mijat Gacinovic berhasil membalas gol dari pinalti Brighton yang pertama, dan Ezequel Ponce berhasil menjadi pahlawan kemenangan AEK Athens saat ia berhasil mencetak gol ketiga bagi tim nya pada menit ke-84.
Roberto De Zerbi mengungkapkan telah membuat kesalahan di bagian terakhir, tetapi dalam hal kualitas permainan lebih baik.
“Kami sangat bangga dengan penampilan ini tetapi kami sedih dengan hasil yang kami dapat,” ungkapnya.
Dia menambahkan bakal evaluasi untuk berkembang untuk menghadapi tim-tim yang sudah memiliki pengalaman di Liga ini.
“Kami harus belajar sekarang, kami bisa berkembang, tetapi sulit untuk menerima kekalahan ini,” imbuhnya. (cr4)
Editor : Bahana.